Akurat
Pemprov Sumsel

Ketua KPK: Perjalanan Istri Menteri UMKM Masih Dikaji, Belum Ditemukan Unsur Gratifikasi

Paskalis Rubedanto | 10 Juli 2025, 18:56 WIB
Ketua KPK: Perjalanan Istri Menteri UMKM Masih Dikaji, Belum Ditemukan Unsur Gratifikasi

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengkaji dokumen-dokumen yang diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, terkait kegiatan sang istri selama kunjungan ke luar negeri yang menuai sorotan publik.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyebut dokumen tersebut kini tengah diproses oleh Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM).

“Pak Menteri UMKM datang secara proaktif menyerahkan dokumen ke KPK. Saat ini dokumen itu sudah diserahkan ke salah satu kedeputian, yaitu PLPM, dan sedang dalam proses kajian,” ujar Setyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Setyo menegaskan, pihaknya masih mendalami potensi adanya unsur gratifikasi dalam kegiatan yang melibatkan istri dan anak Maman selama kunjungan ke sejumlah negara di Eropa.

“Kalau misalnya tiket dan biaya perjalanan dibayar pribadi, maka tentu tidak ada unsur gratifikasi. Tapi semua itu akan dilihat dari bukti dan data yang tersedia,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sikap Maman yang datang langsung ke KPK untuk memberikan penjelasan dan dokumen pendukung.

Baca Juga: Surat Cinta Donald Trump

“Itu langkah yang proaktif dan terbuka terhadap pengawasan publik,” tegasnya.

Klarifikasi Maman

Sebelumnya, Maman menjadi sorotan setelah beredarnya surat dengan kop Kementerian Koperasi dan UKM yang meminta pendampingan dari sejumlah Kedutaan Besar RI untuk istrinya, Agustina Hastarini, selama lawatan ke Eropa.

Surat bernomor B-466/SM.UMKM/PR.01/2025 menyebutkan bahwa Agustina akan mengikuti "misi budaya" ke tujuh kota di Eropa, antara lain Istanbul (Turki), Pomorie dan Sofia (Bulgaria), Brussels (Belgia), Paris (Prancis), Lucerne (Swiss), dan Milan (Italia).

Maman kemudian memberikan klarifikasi, menjelaskan bahwa perjalanan sang istri bertujuan mendampingi anak mereka yang masih duduk di bangku SMP dalam mengikuti kompetisi budaya yang diadakan pihak sekolah.

“Keberangkatan istri saya ke luar negeri adalah mendampingi anak saya mengikuti lomba misi budaya. Ini acara rutin sekolah,” ujar Maman di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (4/7/2025).

Ia menegaskan, seluruh biaya perjalanan ditanggung pribadi dan tidak menggunakan fasilitas negara.

Baca Juga: Masih Fokus Usut Pokok Perkara Kasus PUPR Sumut, KPK Belum Ada Rencana Panggil Bobby

“Semua biaya perjalanan dibayar melalui rekening pribadi istri saya,” imbuh politisi Partai Golkar itu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.