Komisi III DPR Dukung KPK Bongkar Dugaan Korupsi Haji, Soroti Peran Travel Swasta

AKURAT.CO Komisi III DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membongkar dugaan keterlibatan pemilik biro perjalanan haji dan umrah dalam kasus korupsi penentuan kuota serta penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023–2024.
Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan, menegaskan, KPK harus menuntaskan kasus ini tanpa tebang pilih.
“Kita dukung KPK membongkar dan menuntaskan perkara korupsi tanpa beda-beda, semua sama,” ujar Hinca, Kamis (14/8/2025).
Legislator Fraksi Demokrat itu meminta KPK menjerat semua pihak yang terbukti menikmati aliran dana korupsi, termasuk mereka yang dicegah ke luar negeri seperti Fuad Hasan Masyhur, pemilik sebuah agen perjalanan.
“Yang terlibat dan menikmati hasil korupsi sesuai bukti valid dan melawan hukum mestinya semuanya dimintai pertanggungjawaban. Dana itu harus ditelusuri sampai titik akhir penerima manfaat,” tegasnya.
Baca Juga: KPK Sita Rp10 Miliar Terkait Korupsi Pengadaan Mesin EDC BRI
Meski begitu, Hinca menyatakan pihaknya percaya pada kinerja KPK yang dinilainya sudah berjalan sesuai prosedur operasional standar.
Sebelumnya, KPK mengungkap dugaan keterlibatan lebih dari 100 agen perjalanan haji dan umrah dalam kasus ini.
Lembaga antirasuah tersebut telah mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri untuk tiga orang: mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), staf khususnya Ishfah Abidal Aziz (IAA), dan FHM yang diduga adalah Fuad Hasan Masyhur.
Fuad diketahui mengendalikan biro perjalanan haji-umrah berusia lebih dari 40 tahun yang juga memiliki bisnis di sektor kelapa sawit melalui PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 31 Juli 2025, Fuad menguasai 68,67 persen saham MKTR secara langsung.
MKTR melantai di bursa pada 8 November 2022 di harga Rp120 per saham. Setelah sempat menyentuh Rp300, saham MKTR kini ditutup di Rp107 pada 12 Agustus 2025.
Dengan kepemilikan saat ini, nilai saham Fuad di MKTR ditaksir mencapai Rp885,55 miliar.
Baca Juga: PCO: Lima Program Presiden Prabowo Saling Terpadu untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi Rakyat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








