KPK Gelar OTT di Sumatera Selatan, Bupati Muara Enim Ikut Diamankan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026).
Operasi senyap tersebut disebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara di Kabupaten Muara Enim.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sejumlah pihak turut diamankan dalam operasi tersebut. Salah satu yang dikabarkan terjaring OTT adalah Bupati Muara Enim.
Sumber internal KPK membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan tim lembaga antirasuah di Sumatera Selatan.
"Benar," ujar sumber tersebut saat dikonfirmasi.
Meski demikian, ia belum bersedia membeberkan lebih lanjut mengenai identitas pihak-pihak yang diamankan maupun perkara yang menjadi objek operasi tersebut.
Baca Juga: Fokus Urus Anak, Via Vallen Beri Tamparan Menohok untuk Netizen yang Senggol Bentuk Tubuhnya
Saat ini, tim KPK masih melakukan pemeriksaan awal terhadap para pihak yang telah diamankan. Proses tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan tindak pidana yang tengah diusut.
Informasi yang beredar menyebutkan operasi tangkap tangan berlangsung di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Sejumlah orang disebut ikut diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait identitas para pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara yang sedang ditangani.
Sesuai ketentuan yang berlaku, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Perkembangan lebih lanjut mengenai OTT di Muara Enim akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal rampung dan KPK memberikan penjelasan resmi kepada publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Resmi Menjabat Kepala BGN, Nanik Gencarkan Efisiensi hingga Refocusing Program MBG
- 10Skandal Korupsi Kuota Haji, KPK Tahan Anak Buah Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur








