Komisi I DPR Imbau Pemerintah Berikan Keterangan Resmi soal Personel TNI Datangi Polda Metro Jaya

AKURAT.CO Isu mengenai dugaan kedatangan puluhan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026) dini hari masih menjadi perhatian publik.
Berbagai spekulasi pun bermunculan, termasuk yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Di tengah beredarnya informasi bahwa personel yang disebut mendatangi Polda Metro Jaya diduga berasal dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengajak semua pihak untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Menurut Dave, masyarakat perlu menyikapi informasi yang berkembang secara objektif dan mengacu pada fakta yang telah dikonfirmasi oleh institusi berwenang.
Hal itu disampaikannya merespons klarifikasi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI yang menyatakan tidak ada personel TNI yang mendatangi Polda Metro Jaya.
“Setiap informasi yang berkembang mengenai keterlibatan aparat negara harus disikapi secara objektif dan berlandaskan fakta yang telah dikonfirmasi oleh institusi yang berwenang. Karena itu, semua pihak sebaiknya tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang belum terverifikasi agar tidak memunculkan spekulasi yang dapat memengaruhi kepercayaan publik," ujar Dave dalam keterangannya.
Politikus Partai Golkar itu mengatakan klarifikasi dari TNI perlu menjadi rujukan utama.
Namun, apabila masih terdapat perbedaan informasi di ruang publik, pemerintah diharapkan memberikan penjelasan yang utuh, konsisten, dan transparan.
“Klarifikasi yang telah disampaikan oleh pihak terkait perlu menjadi rujukan utama. Namun, apabila masih terdapat perbedaan informasi di ruang publik, pemerintah perlu memberikan penjelasan yang utuh, konsisten, dan transparan agar masyarakat memperoleh kepastian berdasarkan fakta," katanya.
Baca Juga: Jaksa Agung Kirim Usulan Nama Calon Jampidsus ke Prabowo, Ada Nama Kuntadi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










