Akhirnya Hadir, Rudy Tanoe Jalani Pemeriksaan KPK dalam Kasus Korupsi Bansos

AKURAT.CO Direktur Utama PT Dosni Roha sekaligus Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudy Tanoe, memenuhi panggilan penyidik KPK, Selasa (11/8/2026).
Rudy Tanoe, yang merupakan kakak kandung pengusaha Hary Tanoesoedibjo, tiba di Gedung Merah Putih KPK Selasa pagi dan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kehadiran Rudy Tanoe. Menurutnya, Rudy langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik setelah tiba di Gedung KPK.
"Saudara BRT sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 09.52 WIB. Yang bersangkutan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik," katanya.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) beras, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Baca Juga: KPK Duga Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tidak Salurkan Bansos Sesuai Rencana Awal
Kehadiran Rudy Tanoe kali ini menjadi perhatian, lantaran sebelumnya ia beberapa kali tidak memenuhi panggilan penyidik KPK.
Pada pemeriksaan sebelumnya, Rudy Tanoe diketahui sempat meminta agar agenda pemeriksaannya dijadwalkan ulang.
Bahkan, KPK sebelumnya telah mengingatkan Rudy Rudy Tanoe agar kooperatif memenuhi panggilan penyidik. KPK juga membuka kemungkinan mengambil langkah hukum lebih lanjut apabila yang bersangkutan kembali tidak hadir dalam pemeriksaan.
Dalam perkara dugaan korupsi penyaluran bansos beras ini, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka, baik dari unsur perseorangan maupun korporasi.
KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial beras untuk KPM Program Keluarga Harapan dan mengakibatkan kerugian keuangan negara.
Baca Juga: Kembali Dipanggil sebagai Tersangka, KPK Ingatkan Kakak Harry Tanoesoedibjo Kooperatif
Penyidikan perkara tersebut masih terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh konstruksi perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








