Orang Tua Yahudi Diminta Hapus Media Sosial Pada Ponsel Anak-anak

AKURAT.CO - Pasca Perang Israel-Gaza, beberapa orang tua Yahudi menerima peringatan dari sekolah untuk menghapus aplikasi media sosial dari ponsel anak-anak mereka.
Peringatan ini tidak hanya berlaku di Israel, tetapi juga di AS dan Inggris dengan penekanan khusus pada TikTok dan Instagram. Rekaman tragis warga sipil yang terbunuh telah beredar secara luas di media sosial.
Sejumlah sekolah di Tel Aviv telah menyampaikan pesan serupa kepada orang tua dalam beberapa hari terakhir. Bahkan sebuah sekolah di New Jersey, AS, mengirimkan email kepada orang tua dengan saran agar anak-anak mereka menghapus aplikasi media sosial.
"Psikolog lokal telah menghubungi kami dan memberi tahu kami bahwa pemerintah Israel mendesak para orang tua untuk memberitahu anak-anak mereka untuk segera menghapus Instagram dan TikTok," bunyi email yang dikirim ke sekolah, dikutip Akurat.co dari bbc.com, Kamis (12/10/2023).
Baca Juga: Risiko Tren Media Sosial Bagi Anak Yang Perlu Diketahui Orang Tua
Di tempat lain, sekolah di New York mendorong orang tua untuk mengawasi penggunaan media sosial anak-anak mereka dan berbicara tentang cara menghindari konten sensitif serta tindakan yang harus diambil jika mereka menemui konten tersebut. Media sosial telah menjadi sarana penyebaran gambar dan video yang sangat mengganggu sejak konflik dimulai.
David Lange, seorang aktivis Israel, mengatakan bahwa sekolah putrinya telah mendorong orang tua untuk menghapus TikTok dari ponsel anak-anak mereka melalui grup WhatsApp.
Pendekatan serupa telah digaungkan oleh beberapa sekolah di Inggris yang menganggap masalah media sosial sebagai hal yang rumit. Mereka mendorong orang tua untuk berbicara dengan anak-anak mereka tentang konten yang mereka akses, terutama dalam situasi-situasi yang memicu kekhawatiran.
Sebelumnya, Menteri Teknologi Inggris bertemu dengan perwakilan perusahaan media sosial seperti Google, Meta, X, TikTok dan Snapchat untuk meminta mereka secara jelas menetapkan tindakan yang akan diambil untuk menghapus materi ilegal yang melanggar ketentuan penggunaan.
Michelle Donelan meminta raksasa teknologi ini untuk merinci rencana mereka secara tertulis. Hingga saat ini, TikTok dan Instagram belum memberikan komentar mengenai permintaan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





