Satelit Arktika-M Kedua Rusia Siap Diluncurkan 16 Desember

AKURAT.CO - Satelit Arktika-M kedua yang akan membantu memonitor Rute Laut Utara, dijadwalkan diluncurkan ke orbit dari pelabuhan antariksa Baikonur pada 16 Desember.
Dikutip dari Sputnikglobe.com, Selasa (21/11/2023), peluncuran menggunakan roket Soyuz-2.1b dengan tahap atas Fregat direncanakan pada 12.17 malam waktu Moskow [09:17 GMT].
Roscosmos, perusahaan luar angkasa Rusia, sebelumnya mengonfirmasi pengiriman satelit tersebut dari fasilitas NPO Lavochkin ke Baikonur pada 14 November dengan peluncuran yang dijadwalkan pada bulan Desember.
Satelit Arktika-M beroperasi di orbit elips, memungkinkannya untuk secara efektif memantau wilayah Arktik, termasuk permukaan bumi, awan dan lautan.
Rencananya, empat satelit Arktika-M akan ditempatkan di orbit, memungkinkan pemantauan wilayah Arktik setiap 15 menit dengan hingga dua juta gambar per tahun.
Dua satelit tambahan diharapkan bergabung dengan konstelasi ini pada tahun 2031, meningkatkan kemampuan pemantauan di wilayah strategis tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








