21 Juli Diperingati sebagai Hari UFO Nasional Indonesia, Ini Sejarah dan Tujuannya

AKURAT.CO Tanggal 21 Juli diperingati sebagai Hari UFO Nasional Indonesia oleh komunitas astronomi dan penggiat antariksa. Peringatan ini menjadi ajang berkumpul dan sarana edukasi sains luar angkasa.
Penetapan Hari UFO Indonesia pertama kali dicetuskan oleh Indonesia UFO Network (IUN) pada tahun 2019. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan momen pendaratan manusia pertama di Bulan pada 21 Juli 1969 (WIB).
Dikutip dari berbagai sumber, Senin (21/7/2025), penetapan ini dilakukan dalam sebuah forum besar di Yogyakarta. Forum tersebut dihadiri oleh komunitas astronomi amatir, peneliti UFO, penggiat space art dan ilmuwan antariksa.
Pada pertemuan lanjutan di hari yang sama, 28 komunitas dan lembaga resmi menetapkan 21 Juli sebagai Hari UFO Nasional Indonesia. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi sains dan memperkuat jejaring antar peneliti independen.
Hari UFO Nasional juga memiliki kaitan erat dengan teknologi modern. Para peserta menggunakan teleskop, kamera canggih, sensor elektromagnetik, hingga AI untuk analisis langit.
Baca Juga: Angkatan Udara AS Ungkap Kejadian UFO Menakutkan Di Pangkalan Militer
Dalam Indonesia UFO Festival 2025, digelar workshop tentang space suit, teknologi pangan antariksa dan diskusi Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan inovasi antariksa.
Festival ini juga menghadirkan pameran seni luar angkasa berjudul 'The Cosmos Project'. Pameran tersebut melibatkan 40 seniman, peneliti dan komunitas dari berbagai daerah.
Tahun ini, festival mengangkat tema 'Vortex Line' yang menghubungkan tiga lokasi ikonik di DIY. Ketiga titik itu adalah Crop Circle Berbah, Kampung Alien Nanggulan dan Kampung UFO Gedong Kiwo.
Ketiga lokasi tersebut menjadi pusat edukasi dan observasi langit. Beragam pertunjukan dan diskusi publik juga digelar di lokasi tersebut.
Hari UFO Indonesia bukan sekadar mitos tentang alien, tapi ruang untuk membangun ekosistem edukatif. Seperti disampaikan Mediapakuan, langit menyimpan banyak misteri sekaligus peluang ilmu pengetahuan baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






