SpaceX Menguji "Lift Bulan" untuk Misi Bersejarah

AKURAT.CO - Astronot Nicole Mann dan Doug Wheelock dari NASA baru-baru ini menguji lift maket kecil, elemen penting dari rencana eksplorasi bulan SpaceX.
Dikutip dari Sea.Mashable.com, Senin (25/12/2023), Lift SpaceX, bagian dari sistem Starship SpaceX, bertujuan untuk mengangkut wanita pertama dan orang kulit berwarna ke permukaan bulan.
Dijadwalkan untuk misi Artemis III pada tahun 2025, peluncuran akan menandai kembalinya manusia ke bulan setelah lebih dari setengah abad. Lift SpaceX tidak hanya berfungsi sebagai portal transportasi tetapi juga bertindak sebagai rumah astronot selama eksplorasi kutub selatan bulan selama seminggu.
Program Artemis NASA, dirancang untuk menggunakan bulan sebagai batu loncatan untuk misi Mars, telah merangkul vendor swasta untuk mengurangi risiko dan biaya teknis. SpaceX Elon Musk adalah pilihan pertama, mengamankan kontrak untuk Artemis III, sementara Blue Origin yang dipimpin oleh Jeff Bezos akan menangani Artemis V yang dijadwalkan untuk 2029.
Baca Juga: Bertemu Elon Musk, Jokowi Kunjungi Pabrik Roket Space X
Tujuan NASA untuk persaingan dan keandalan dalam program Artemis menyebabkan pemilihan dua pendarat. Meskipun ada tantangan hukum dari Blue Origin, NASA memperpanjang kontraknya dengan SpaceX untuk Artemis IV.
Administrator Bill Nelson menekankan pentingnya kemitraan publik-swasta dan ingin lebih banyak persaingan. Dua pendarat lebih baik itu berarti Anda memiliki keandalan dan cadangan.
Tes terbaru di markas SpaceX melibatkan astronot yang mengenakan pakaian luar angkasa untuk mensimulasikan tantangan mobilitas selama misi. Sebagai bagian dari perjanjian, SpaceX harus berhasil mendemonstrasikan penerbangan bulan tak berawak sebelum Artemis III.
Dalam pengumuman baru-baru ini, Wakil Presiden Kamala Harris mengungkapkan rencana NASA untuk memasukkan astronot non-AS di salah satu kru Artemis untuk jalan-jalan di bulan pada akhir dekade ini. Ini menyoroti Artemis sebagai upaya kolektif yang melibatkan mitra komersial dan internasional, membedakannya dari program Apollo.
Harris menekankan peluang luar biasa di luar angkasa dan menyerukan kolaborasi untuk membuat peluang ini menjadi kenyataan bagi generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








