Google Perbarui Pembuat Gambar AI Pasca Kritik Tidak Akurat

AKURAT.CO - Google telah berkomitmen untuk memperbaiki alat barunya yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan gambar, setelah menerima kritik terkait potensi biasnya.
Pengguna menyatakan bahwa bot Gemini perusahaan tersebut sering menampilkan gambar-gambar yang tidak akurat secara historis terkait jenis kelamin dan etnisitas. Google mengakui bahwa alatnya meleset dari sasaran dan berjanji untuk segera melakukan perbaikan.
Hal ini mencuatkan kekhawatiran tentang keberagaman dalam pengembangan kecerdasan buatan, dengan kasus serupa terjadi sebelumnya. Perusahaan AI lainnya juga telah dihadapkan pada masalah serupa, menyoroti pentingnya dalam menghindari stereotip yang merugikan.
Baca Juga: Cara Mudah Instal Android 14 Beta di Google Pixel
Google, dalam upaya untuk menghadapi tekanan dan memperbaiki reputasinya dalam pengembangan kecerdasan buatan, merilis pembaruan terbaru untuk bot Gemini minggu lalu. Namun, pembaruan tersebut juga mendapat kritik keras, menimbulkan pertanyaan tentang keseriusan Google dalam mengatasi masalah ini.
Dikutip dari Bbc.com, Kamis (22/02/2024), perusahaan berusaha untuk menegaskan bahwa representasi yang akurat dan tanpa bias adalah prioritas utama mereka.
Melalui proses penyelarasan dan umpan balik dari pengguna, Google berharap untuk terus meningkatkan kualitas dan keberagaman hasil yang dihasilkan oleh bot Gemini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







