City Vision Hadirkan Inovasi Baru di Halte BRT Jakarta, Apa Itu?

AKURAT.CO - Kemacetan menjadi pemandangan biasa di jalanan Jakarta yang sibuk setiap hari, menunjukkan aktivitas perkotaan yang tinggi. Dalam situasi ini, transportasi umum menjadi pilihan utama bagi banyak penduduk, khususnya TransJakarta.
Melihat hal ini, perusahaan media Out-of-Home (OOH) di Indonesia, City Vision, telah meluncurkan inovasi terbarunya, City Vision Bus Shelter Advertising, di 10 halte Bus Rapid Transit (BRT) di sepanjang Jl. Thamrin - Sudirman dan titik-titik lainnya.
City Vision telah mempercantik jalan-jalan utama dan stasiun kereta dengan LED digital ikonik dan billboard berkualitas tinggi untuk menyertai penumpang atau pengguna komuter dari awal hingga akhir perjalanan.
Dengan peluncuran City Vision Bus Shelter Advertising, City Vision menjadi satu-satunya perusahaan media OOH yang menawarkan jaringan lengkap di TransJakarta, termasuk branding bus TransJakarta dan ruang iklan di dalam dan di luar halte BRT.
"City Vision telah hadir di 10 halte BRT yang terletak di seluruh kota Jakarta. 10 halte BRT tersebut mencakup: Halte Bundaran HI, Tosari, Dukuh Atas, Karet Sudirman, Polda Metro, GBK, Monas, CSW Asean, Harmoni dan Ragunan," ujar Meyrick Sumantri selaku Co-Founder dan Co-CEO City Vision, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Selasa (26/3/2024).
City Vision terus berkomitmen untuk berinovasi dengan meluncurkan City Vision Bus Shelter Advertising dengan pengalaman imersif. Inovasi ini memberikan peluang baru bagi perusahaan dan merek untuk meningkatkan visibilitas merek mereka.
City Vision telah merubah interior Halte BRT menjadi pengalaman imersif dengan desain dari seniman terkenal seperti Van Gogh, Claude Monet, Gustav Klimt dan Katsushika Hokusai. Saat ini, inovasi ini telah diterapkan di 3 halte BRT, dengan desain menarik dan elemen interaktif untuk menciptakan pengalaman yang lebih mendalam bagi pengguna TransJakarta.
Fadly Hasan, Direktur Pelayanan dan Bisnis TransJakarta, menyatakan bahwa Halte BRT yang strategis berperan penting sebagai pusat transit bagi pengguna TransJakarta. Dengan adanya City Vision Bus Shelter Advertising, kesadaran merek atau produk dapat ditingkatkan, dan pengguna TransJakarta akan semakin nyaman.
"Kami mendapatkan respon yang sangat meriah dari pengguna TransJakarta dan masyarakat di media sosial. Harapannya, antusias ini terus berlangsung dan membuat semakin banyak masyarakat yang menikmati keseruan berpergian menggunakan TransJakarta," Meyrick menutup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




