500 Juta Data Pelanggan Ticketmaster Dicuri, Kok Bisa?

AKURAT.CO Sebuah kelompok penjahat online mengklaim telah mencuri informasi pribadi lebih dari 500 juta pelanggan Ticketmaster. Meskipun belum dikonfirmasi oleh Ticketmaster, ini bisa menempatkan pengguna pada risiko penipuan.
Kelompok yang disebut ShinyHunters ini telah muncul sejak tahun 2020 dan terlibat dalam pencurian data dari banyak perusahaan, termasuk Ticketmaster. Mereka menjual data curian di dark web, termasuk informasi pribadi dan keuangan.
Meskipun ShinyHunters mengklaim telah mencuri data dari 560 juta pelanggan Ticketmaster, sebagian besar informasi mungkin sudah tersedia secara publik.
Data yang diklaim dicuri mencakup nama lengkap, alamat, nomor telepon, sebagian nomor kartu kredit, serta informasi pesanan dan transaksi.
Dikutip dari Cbsnews.com, Jumat (31/5/2024), Ticketmaster belum mengkonfirmasi serangan ini, tetapi pemerintah Australia sedang menyelidiki klaim tersebut.
Pengguna Ticketmaster disarankan untuk mengganti username dan password akun, memantau aktivitas keuangan mereka, serta mempertimbangkan untuk memulai peringatan penipuan atau pembekuan kredit untuk melindungi diri dari pencurian identitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








