Microsoft dan TikTok Jalin Kerja Sama dalam Komputasi Awan AI

AKURAT.CO TikTok menjadi salah satu pelanggan terbesar Microsoft dalam komputasi awan AI, dengan membayar hampir USD20 juta (sekitar Rp324 miliar) per bulan untuk mengakses model OpenAI.
Pembayaran tersebut mencakup hampir seperempat dari pendapatan yang dihasilkan divisi cloud Microsoft yang semakin menguntungkan.
Bisnis AI cloud Microsoft diproyeksikan menghasilkan pendapatan tahunan USD1 miliar (sekitar Rp16 triliun).
Namun, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa TikTok mungkin tidak akan terus bergantung pada kemampuan ini jika mereka berhasil mengembangkan model bahasa besar (LLM) sendiri.
Tahun lalu, dilaporkan bahwa induk perusahaan TikTok, ByteDance, menggunakan teknologi OpenAI untuk membuat LLM mereka sendiri, yang melanggar persyaratan layanan OpenAI.
Akibatnya, OpenAI menangguhkan akun ByteDance untuk menyelidiki pelanggaran ini.
Dikutip dari Theverge.com, Kamis (1/8/2024), Microsoft memiliki kesepakatan investasi bernilai miliaran dolar yang menjadikannya penyedia cloud eksklusif OpenAI.
Dalam laporan pendapatan Q4 2024, Microsoft melaporkan pertumbuhan pendapatan Azure sebesar 29 persen dan mengantisipasi pertumbuhan sebesar 28-29 persen pada Q1 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







