Apple Optimis Penjualan iPhone Baru Akan Meningkat Berkat Fitur AI

AKURAT.CO CEO Apple, Tim Cook, mengungkapkan bahwa fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru dari Apple akan menjadi alasan kuat bagi konsumen untuk membeli iPhone baru, menyusul penurunan penjualan pada kuartal ketiga.
Apple berharap fitur AI ini akan mendorong peningkatan penjualan iPhone dalam beberapa bulan mendatang, terutama setelah penurunan signifikan di pasar China.
Pada konferensi pers yang digelar Kamis lalu untuk membahas hasil kuartal ketiga, Cook menyatakan bahwa fitur Apple Intelligence yang akan segera dirilis akan menjadi daya tarik baru bagi pengguna.
"Ini akan menjadi waktu yang sangat penting untuk siklus peningkatan yang menarik," ujarnya, dikutip dari Gadgets360.com, Minggu (4/8/2024).
Pendapatan Apple pada kuartal ini mencapai $85,8 miliar (sekitar Rp 1,38 kuadriliun), meningkat 5 persen dari periode yang sama tahun lalu dan melampaui perkiraan analis sebesar $84,5 miliar (sekitar Rp 1,36 kuadriliun).
Namun, penjualan di China turun 6,5 persen menjadi $14,7 miliar (sekitar Rp 237 triliun), di bawah proyeksi $15,3 miliar (sekitar Rp 247 triliun).
Saham Apple mengalami fluktuasi setelah laporan pendapatan, namun akhirnya naik lebih dari 1 persen. Investor tetap optimis bahwa teknologi AI baru ini akan membantu meningkatkan penjualan.
Penurunan penjualan di China menjadi perhatian utama, mengingat ketatnya persaingan dan pembatasan penggunaan teknologi asing oleh pemerintah setempat. Meskipun demikian, Apple yakin akan prospek jangka panjangnya di pasar ini.
Untuk kuartal berikutnya, Apple memperkirakan penjualan akan meningkat sekitar 5 persen, dengan layanan menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Pendapatan layanan kuartal terakhir mencapai $24,2 miliar (sekitar Rp 391 triliun), naik 14 persen, meskipun menghadapi tekanan dari regulator.
Penjualan iPhone mencapai $39,3 miliar (sekitar Rp 635 triliun), sedikit turun dari tahun sebelumnya namun tetap melebihi ekspektasi.
Bisnis iPad juga menunjukkan peningkatan signifikan berkat model baru, dengan pendapatan mencapai $7,16 miliar (sekitar Rp 115 triliun), naik 24 persen.
Apple memperkenalkan alat AI baru di konferensi pengembangnya pada bulan Juni, namun teknologi ini diperkirakan baru akan dirilis ke pelanggan pada Oktober. Fitur AI ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan perangkat yang kompatibel.
Secara keseluruhan, Apple optimis bahwa inovasi dalam teknologi AI dan produk baru akan membantu memulihkan penjualan dan memperkuat posisinya di pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








