Google Chrome Hentikan Dukungan Pemblokir Iklan Populer uBlock Origin

AKURAT.CO Google Chrome segera memperbarui dukungan ekstensi perambannya, yang berdampak buruk bagi uBlock Origin, salah satu pemblokir iklan paling populer.
Pergeseran Chrome dari Manifest V2 ke V3 membuat beberapa fitur yang diandalkan oleh uBlock Origin tidak lagi berfungsi. Tujuan dari pembaruan ini adalah untuk meningkatkan privasi, keamanan dan kinerja ekstensi, namun perubahan ini akan membuat uBlock Origin otomatis dinonaktifkan pada versi Chrome mendatang.
Google sendiri telah membatasi penggunaan pemblokir iklan di berbagai produknya, termasuk YouTube, untuk melindungi sumber pendapatan yang berasal dari iklan. Meski begitu, banyak pengguna internet yang mengandalkan pemblokir iklan untuk pengalaman browsing yang lebih nyaman.
Saat ini, uBlock Origin yang memiliki lebih dari 30 juta pengguna masih berfungsi. Namun, ada peringatan di halaman ekstensi yang menyatakan bahwa ekstensi ini mungkin segera tidak didukung lagi karena tidak mengikuti standar baru Chrome.
Dikutip dari Sea.mashable.com, Jumat (16/8/2024), pengembang uBlock Origin, Raymond Hill, telah merilis uBlock Origin Lite yang sesuai dengan Manifest V3 sebagai alternatif.
Versi ini sudah memiliki sekitar 200.000 pengguna, namun memerlukan lebih banyak interaksi dari pengguna untuk mengatur izin per situs, berbeda dengan versi aslinya.
Bagi pengguna Chrome yang tetap ingin menggunakan pemblokir iklan, solusi lain harus dicari. Namun, bagi mereka yang ingin bertahan dengan uBlock Origin, beralih ke peramban lain seperti Firefox atau Edge mungkin menjadi pilihan terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






