Kemenkominfo Luncurkan Kanal Khusus untuk Laporan Hoaks Pilkada

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah menyiapkan kanal khusus untuk melaporkan hoaks terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Direktur Jenderal Aplikasi dan Informasi Publik Kemenkominfo, Prabu Revolusi, menyatakan bahwa kanal ini diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran Pilkada dengan mencegah penyebaran hoaks yang dapat mengganggu proses demokrasi.
"Salah satu yang akan kita luncurkan dalam waktu dekat juga adalah kanal untuk bisa menginformasikan dan juga melaporkan temuan hoaks seputar pilkada," ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (29/8/2024).
Selain itu, Kemenkominfo telah mengadakan pertemuan dengan berbagai platform media sosial untuk memastikan adanya komitmen bersama dalam menangani hoaks.
Menurut Prabu, hoaks dapat menyebar jauh lebih cepat dibandingkan klarifikasi, sehingga penting untuk merespons secara cepat.
Ia juga menekankan bahwa Kemenkominfo bersama dengan media mainstream sedang berupaya mempercepat proses klarifikasi terhadap berita hoaks.
Untuk mengatasi ini, Kemenkominfo telah melakukan tindakan tegas, termasuk meminta klarifikasi dari platform dan penerbit, serta menutup konten yang terbukti hoaks.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







