CEO Telegram Dibebaskan Setelah Bayar Rp85 Miliar, Wajib Lapor ke Polisi

AKURAT.CO Pendiri Telegram, Pavel Durov, menghadapi tuntutan dari hakim Prancis terkait beberapa kasus kejahatan, termasuk dugaan penyebaran pornografi anak, peredaran narkoba dan peretasan perangkat lunak melalui platformnya.
Dikutip dari Wsj.com, Jumat (30/8/2024), Durov ditangkap di bandara Prancis pada hari Sabtu, namun kemudian dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar 5 juta euro (sekitar Rp 85 miliar).
Meski dibebaskan, Durov diwajibkan tinggal di Prancis di bawah pengawasan pengadilan. Pria berusia 39 tahun ini juga harus melapor ke kantor polisi setiap dua minggu selama penyelidikan berlangsung.
Jaksa Laure Beccuau menyatakan bahwa kasus ini menyoroti kegagalan Telegram dalam memoderasi konten serta kurangnya kerja sama dengan pihak berwenang, terutama terkait penyebaran pornografi anak dan penggunaan platform untuk aktivitas ilegal seperti perdagangan narkoba dan pencucian uang.
Telegram belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini.
Namun, sebelumnya mereka menyebut penangkapan Durov sebagai tindakan yang tidak masuk akal, menegaskan bahwa platform atau pemiliknya tidak dapat disalahkan atas penyalahgunaan yang dilakukan pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








