WhatsApp Luncurkan Fitur Baru untuk Cegah Tautan Berbahaya di Percakapan

AKURAT.CO WhatsApp kembali merilis fitur terbaru yang dirancang khusus untuk membantu pengguna menghindari tautan berbahaya yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber.
Fitur ini diharapkan dapat melindungi pengguna dari link penipuan yang kerap tersembunyi dalam percakapan sehari-hari.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya WhatsApp untuk memperkuat keamanan pengguna.
Sebelumnya, WhatsApp telah meluncurkan sejumlah fitur keamanan seperti enkripsi end-to-end, verifikasi dua langkah, serta peringatan untuk akses dari perangkat baru.
Baca Juga: BPKH Hajj Run 2024 Sukses Digelar, Tingkatkan Antusiasme Masyarakat dalam Pelaksanaan Ibadah Haji
Menurut laporan dari Gizchina, kebiasaan mengklik tautan sembarangan di WhatsApp dapat berpotensi mengakibatkan pencurian akun hingga infeksi malware pada perangkat.
Untuk mengatasi risiko ini, WhatsApp mengembangkan fitur keamanan baru yang memungkinkan pengguna memeriksa kredibilitas tautan sebelum mengkliknya.
Dengan fitur ini, saat menerima tautan mencurigakan, pengguna hanya perlu menekan dan menahan tautan tersebut.
WhatsApp akan menampilkan opsi untuk "Get link info on Google," sehingga pengguna dapat menelusuri informasi tautan tersebut melalui Google.
Berdasarkan penjelasan WABetaInfo, ketika pengguna memilih untuk memeriksa informasi tautan melalui Google, hanya tautan tersebut yang dikirim untuk penelusuran, sementara WhatsApp tidak memiliki akses terhadap data dari tautan yang diperiksa.
Baca Juga: Survei Pilpres AS, Kamala Harris Unggul dari Trump di Beberapa Tempat
Fitur ini bersifat opsional, sehingga pengguna dapat memutuskan apakah ingin menggunakannya atau tidak.
Fitur ini tersedia di semua jenis percakapan, baik grup maupun pesan pribadi. Dengan pembaruan ini, pengguna dapat lebih mudah memverifikasi keamanan setiap tautan yang diterima, terutama dari pengirim yang tidak dikenal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







