Utomo SolaRUV Dukung Target Energi Bersih Nasional di COP 29 Azerbaijan

AKURAT.CO Utomo SolaRUV, distributor panel surya di Indonesia, menegaskan komitmennya untuk mendukung target pemerintah menambah kapasitas pembangkit listrik sebesar 100 GW, dengan 75 GW berasal dari energi bersih, pada 2040.
Hal ini disampaikan dalam konferensi tingkat tinggi COP 29 di Azerbaijan, yang sekaligus menjadi wujud peran aktif perusahaan dalam mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.
Managing Director Utomo SolaRUV, Anthony Utomo, menyoroti pentingnya penguatan rantai pasok melalui produksi modul surya lokal serta pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung.
"Pengembangan rantai pasok ini akan memastikan energi terbarukan dapat diakses dengan biaya yang lebih kompetitif dan terjangkau," ujar Anthony, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Jumat (15/11/2024).
Saat ini, harga modul surya lokal masih lebih mahal dibandingkan impor. Untuk mengatasi tantangan ini, Utomo SolaRUV telah menjalin kerja sama dengan produsen modul surya tier 1 global guna membawa teknologi terbaru ke Indonesia.
Hal ini diharapkan tidak hanya memperkuat industri lokal, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, sebagaimana sektor energi surya global yang telah menyerap jutaan tenaga kerja.
Menurut data IRENA 2024, kapasitas energi surya global meningkat 73 persen dalam setahun terakhir, dengan China memimpin. Namun, Indonesia baru memanfaatkan sekitar 675 MW dari total potensi energi surya sebesar 3.295 GW.
Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup Kadin Indonesia, Dharsono Hartono, menyebutkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sangat penting untuk mengejar ketertinggalan ini.
"Dengan pendekatan inovatif dan teknologi yang efisien, kita dapat memperkecil kesenjangan ini, menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong perekonomian berkelanjutan," ucap Dharsono.
Partisipasi Utomo SolaRUV di COP 29 menjadi bukti nyata peran swasta dalam mendukung transisi energi bersih nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








