PT BKN dan Sistema.bio Perluas Akses Energi Bersih dengan Teknologi Biodigester Modern

AKURAT.CO – PT Biru Karbon Nusantara (PT BKN) bersama Sistema.bio, perusahaan teknologi biogas asal Meksiko, mengembangkan solusi energi bersih bagi peternak skala kecil di Indonesia.
Melalui proyek percontohan (pilot project) sejak Agustus 2024, inisiatif ini telah memasang 400 unit biodigester modern di Jawa Barat, Toraja, dan Lombok, yang ditargetkan rampung pada Maret 2025.
Langkah ini bertujuan untuk membantu masyarakat beralih dari bahan bakar tradisional ke energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: RI Tawarkan Investasi Energi Terbarukan ke 35 Delegasi Perusahaan Prancis
Kolaborasi Global untuk Energi Berkelanjutan
Proyek ini didukung oleh Forward7, sebuah inisiatif dari Kerajaan Arab Saudi yang berfokus pada pengembangan teknologi energi bersih di berbagai negara.
Menurut Agung Permadi, Business Development Manager PT BKN, proyek ini menandai langkah signifikan dalam meningkatkan akses energi hijau bagi peternak sapi perah skala kecil.
"Tujuan utama proyek ini adalah mendukung transisi energi masyarakat dengan teknologi biogas modern yang lebih efisien dan tahan lama," ujar Agung pada Kamis, (27/2).
Baca Juga: Bertemu Presiden Azerbaijan, Puan Dorong Kerja Sama Energi hingga Pariwisata
Keunggulan Teknologi Biodigester Sistema.bio
Teknologi biodigester yang diperkenalkan dalam proyek ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sistem konvensional:
✅ Daya tahan tinggi – Menggunakan bahan berkualitas yang mampu bertahan hingga 15–20 tahun.
✅ Instalasi cepat – Prefabrikasi memungkinkan unit dipasang hanya dalam waktu satu hari.
✅ Mobilitas fleksibel – Jika peternak berpindah lokasi, sistem ini dapat dibongkar dan dipasang kembali dengan mudah.
✅ Efisiensi energi – Mengubah limbah organik menjadi biogas yang dapat digunakan untuk memasak dan kebutuhan lainnya.
Dampak dan Harapan ke Depan
Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, inisiatif ini mendukung Peraturan Presiden No. 98/2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon, yang mengatur sistem perdagangan karbon melalui entitas bisnis.
"Kami berharap proyek ini bisa diperpanjang dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendanaan, agar dampaknya lebih luas," tambah Agung.
Dengan hampir selesainya proyek ini, PT BKN optimistis bahwa teknologi biogas modern bisa menjadi solusi berkelanjutan bagi ketahanan energi di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







