Akurat
Pemprov Sumsel

Nestle Indonesia Salurkan 5 Ribu Bangku Daur Ulang ke 500 Sekolah Dasar di Indonesia

Leo Farhan | 1 Desember 2024, 22:39 WIB
Nestle Indonesia Salurkan 5 Ribu Bangku Daur Ulang ke 500 Sekolah Dasar di Indonesia

AKURAT.CO PT Nestlé Indonesia melanjutkan program distribusi 5.000 bangku sekolah daur ulang berbahan plastik pasca konsumsi ke berbagai Sekolah Dasar secara nasional yang telah diumumkan tahun lalu.

Untuk tahap awal, 720 bangku daur ulang akan didistribusikan ke 72 sekolah dasar di DKI Jakarta, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Karawang.

Selain itu, turut diselenggarakan sesi edukasi untuk para siswa sekolah dasar tentang pentingnya melakukan pengurangan dan pemilahan sampah di sekolah, maupun untuk para guru dan kepala sekolah tentang tata kelola sampah di sekolah agar tidak mencemari lingkungan.

Program ini mendukung Gerakan Sekolah Sehat (GSS) yang diusung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, khususnya pada pada pilar "Sehat Lingkungan” yang menekankan pentingnya gerakan Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta program pengelolaan sampah yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Samer Chedid menyampaikan pengelolaan sampah telah menjadi aspek penting yang sangat erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Oleh karena itu, dengan memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini menjadi langkah krusial untuk membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. Melalui program ini, kami berharap dapat menginspirasi para siswa dan guru untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan," ujarnya dalam acara penyerahan secara simbolik di SDN Lenteng Agung 09, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2024).

PT Nestlé Indonesia berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan yang peduli pada isu sampah di Indonesia, mulai dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sahabat Lingkungan, TPS3R Baraya Runtah, SWI, maupun mitra pelapak dan pendaur ulang.

Hal itu dengan tujuan untuk meningkatkan angka pengelolaan sampah plastik dan memastikan dilakukan pemrosesan secara optimal seperti didaur ulang.

Ketua KSM Sahabat Lingkungan Hendro Wibowo membagikan perjalanan kerja sama dengan PT Nestlé Indonesia sejak 2019.

"Untuk program distribusi bangku sekolah daur ulang ini, sampah-sampah yang
kami kumpulkan akan dilebur menjadi balok plastik dan dijadikan kerangka bangku," sebutnya.

Setiap kerangka bangku terbuat dari ± 25 kg sampah plastik sachet dan flexible, dari sampah rumah tangga yang dikelola di
TPS3R Baraya Runtah di Karawang maupun sampah yang diperoleh dari mitra pelapak.

Sampah yang dikumpulkan dari kedua lokasi tersebut akan dilebur oleh Abbas Plastindo menjadi balok plastik untuk dijadikan kerangka. Adapun alas duduk terbuat dari papan bekas peti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.