Diduga Sabotase Proyek AI, ByteDance Gugat Mantan Pekerja Magang

AKURAT.CO ByteDance, perusahaan induk TikTok, menggugat mantan pekerja magang, Tian Keyu, atas dugaan sabotase dalam proyek pelatihan kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari Sea.mashable.com, Senin (2/12/2024), ByteDance menuntut ganti rugi sebesar 8 juta yuan (sekitar Rp17,4 miliar) dan permintaan maaf publik. Kasus ini telah diajukan ke Pengadilan Distrik Haidian, Beijing.
ByteDance menuduh Tian merusak kode yang terkait dengan proyek pelatihan AI perusahaan. Tian, yang sebelumnya bekerja di tim teknologi komersial, dipecat pada Agustus setelah dinyatakan secara jahat mengganggu proses pelatihan model AI.
Dalam pernyataannya, ByteDance membantah klaim yang beredar bahwa gangguan ini melibatkan 8.000 kartu GPU dan menyebabkan kerugian hingga puluhan juta dolar. Perusahaan menyebut kabar tersebut sangat dibesar-besarkan.
ByteDance saat ini fokus mengembangkan teknologi berbasis AI, seperti chatbot Doubao yang menjadi pesaing ChatGPT, serta fitur AI di TikTok, seperti avatar digital dan alat iklan berbasis AI.
Di tengah upaya pengembangan AI, ByteDance juga menghadapi tantangan di pasar global, termasuk ancaman larangan TikTok di Amerika Serikat yang dijadwalkan diputuskan pada Januari mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







