Schneider Electric Resmikan Innovation Hub Jakarta untuk Percepat Transformasi Digital dan Keberlanjutan Industri

AKURAT.CO Schneider Electric, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, meresmikan Innovation Hub Jakarta sebagai pusat inovasi terbaru di Indonesia.
Berlokasi di Gedung CIBIS 9, Jakarta, hub ini dirancang untuk membantu bisnis dan industri dalam meningkatkan efisiensi energi serta mempercepat keberlanjutan operasional.
Dukungan Pemerintah untuk Industri Hijau
Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Schneider Electric.
“Transformasi industri menuju industri hijau bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi masa depan bangsa dan bumi kita. Innovation Hub ini dapat menjadi katalisator bagi industri Indonesia dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon,” ujarnya pada Kamis, 27 Februari 2025.
Pemerintah menargetkan Net Zero Emissions pada 2060, dan Innovation Hub Jakarta diharapkan membantu sektor industri dalam mengadopsi teknologi cerdas guna mencapai target tersebut.
Baca Juga: Schneider Electric Dorong Efisiensi Energi untuk Kurangi Biaya dan Emisi
Solusi Inovatif untuk Berbagai Sektor
Innovation Hub Jakarta menghadirkan berbagai solusi berbasis teknologi digital, di antaranya:
-
Industries of the Future: Integrasi IT dan OT dalam manufaktur untuk efisiensi operasional.
-
Data Centers of the Future: Solusi data center cerdas dengan pemantauan real-time.
-
Buildings of the Future: Sistem manajemen gedung berbasis IoT untuk efisiensi energi.
-
Homes of the Future: Otomatisasi rumah dengan solusi keamanan listrik inovatif.
-
Grids of the Future: Pengelolaan jaringan listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.
Komitmen Schneider Electric dalam Digitalisasi dan Keberlanjutan
Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, menegaskan bahwa Innovation Hub Jakarta menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi digital.
“Kami mendorong transformasi digital melalui solusi inovatif yang memungkinkan pengelolaan energi lebih efisien, prediksi kebutuhan pemeliharaan, serta pengurangan emisi karbon dan gas rumah kaca,” katanya.
Dengan teknologi berbasis IoT, AI, dan otomatisasi, Schneider Electric terus berupaya membantu industri dalam mengoptimalkan konsumsi energi serta mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






