Narasi Kekerasan Penentang UU TNI terhadap Presiden Prabowo Beredar di Medsos

AKURAT.CO Sejumlah warganet yang menentang Undang-Undang TNI dan mendukung aksi demonstrasi mulai menyebarkan narasi kekerasan terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto, di media sosial.
Beberapa akun di platform X diketahui mengunggah pernyataan bernada ancaman. Salah satu akun, @paraworkz, viral setelah cuitannya mendapatkan 40 ribu likes dan 7,8 ribu retweet.
Dalam unggahan yang disertai video iring-iringan mobil Presiden Prabowo dari kejauhan, akun tersebut menuliskan, “someone couldve pulled a jfk.. just saying tho,” pada 26 Maret 2025 pukul 13.53.
Unggahan itu merujuk pada insiden pembunuhan Presiden Amerika Serikat, John F. Kennedy, yang terjadi pada 22 November 1963 di Dallas, Texas. Saat itu, Kennedy tewas tertembak saat berkendara dalam iring-iringan mobil kepresidenan.
Baca Juga: UU TNI Digugat ke MK, Zulhas: Kita Negara Demokrasi, Silakan Saja
Penembaknya diketahui menggunakan senapan Carcano Italia 6,5×52 mm M91/38 dari lantai enam Gedung Texas School Book Depository.
Selain @paraworkz, akun lain juga mengunggah narasi serupa. Akun @elbandithot merespons dengan meme bertuliskan, “I act like I'm fine but deep down I want more presidential assassination,” yang berarti, “saya bertindak seolah-olah saya baik-baik saja, tetapi jauh di dalam hati, saya menginginkan lebih banyak pembunuhan presiden.”
Sementara itu, akun @Mii_mishka turut menanggapi unggahan @paraworkz dengan tulisan, “Ga ada yg mau headshot kepalanya @prabowo??? I bet we have the best underground sniper.” Cuitan tersebut kemudian dihapus.
Di luar unggahan bernada kekerasan, beberapa akun ini juga aktif membagikan informasi terkait aksi demonstrasi menentang UU TNI serta kerap melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah dan aparat keamanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







