Pengguna WhatsApp Keluhkan Fitur Meta AI, Ada Cara Menghapusnya?

AKURAT.CO Pengguna WhatsApp mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap fitur kecerdasan buatan baru, Meta AI. Mereka menganggap fitur tersebut tidak berguna dan mengganggu pengalaman penggunaan aplikasi.
Fitur ini diperkenalkan pada 2023 sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan, memberikan ide dan mengajari pengguna. Namun, reaksi negatif muncul karena pengguna tidak bisa menonaktifkan atau menghapusnya.
Apa Itu Meta AI di WhatsApp?
Meta AI diluncurkan di beberapa negara, termasuk AS, Kanada dan Eropa, sejak 2023. Kini, fitur ini juga tersedia di platform Meta lainnya seperti Instagram dan Facebook.
Di WhatsApp, fitur ini muncul sebagai lingkaran biru untuk mengajukan pertanyaan dengan mengetik @Meta AI. Fitur ini belum tersedia untuk semua pengguna, tetapi dapat berinteraksi dalam obrolan atau grup saat diaktifkan.
Reaksi Pengguna terhadap Meta AI
Banyak pengguna yang merasa terganggu oleh kehadiran Meta AI di WhatsApp, mengingat tidak bisa memilih untuk menghapusnya. Beberapa pengguna menyebutkan bahwa fitur ini mirip dengan 'teman sekamar baru' yang tidak diinginkan.
Banyak yang mengungkapkan ketidakpuasan pengguna di media sosial. Beberapa bahkan menyebutkan bahwa Meta AI merusak pengalaman penggunaan WhatsApp.
Cara Menghapus Meta AI dari WhatsApp
Meskipun Meta tidak memberikan panduan resmi tentang cara menghapus fitur ini, beberapa pengguna menemukan cara untuk menghindarinya, sebagaimana dikutip dari Metro.co.uk, Minggu (20/4/2025).
Salah satu solusi adalah beralih ke WhatsApp Business, meskipun beberapa pengguna masih melihat chatbot tersebut. Selain itu, pengguna Android dapat mencoba mengunduh versi WhatsApp yang lebih lama untuk menghindari pembaruan ini.
Apakah Meta AI Mengakses Pesan Pribadi?
Meta memastikan bahwa Meta AI tidak dapat mengakses pesan pribadi pengguna kecuali diminta. Meskipun pesan WhatsApp tetap terenkripsi, interaksi dengan Meta AI tidak dilindungi oleh enkripsi tersebut.
Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk berhati-hati dalam berbagi informasi sensitif dengan chatbot ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






