Meta AI Resmi Punya Aplikasi Seindiri, Saingi ChatGPT?

AKURAT.CO Meta akhirnya meluncurkan aplikasi AI mandiri yang diberi nama Meta AI. Aplikasi ini digadang-gadang sebagai pesaing utama ChatGPT milik OpenAI.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Mark Zuckerberg. Ia menyampaikannya dalam konferensi pengembang AI pertama Meta, LlamaCon, yang digelar di California.
Meta AI menggunakan model Llama 4 dan terintegrasi dengan platform Meta seperti WhatsApp, Instagram dan Facebook. Aplikasi ini menawarkan personalisasi tinggi dan mendukung percakapan suara.
Salah satu fitur unggulan Meta AI adalah Discover Feed, yang membuat pengguna dapat melihat cara orang lain menggunakan Meta AI. Fitur ini juga menampilkan petunjuk yang telah dicoba, tentunya dengan persetujuan pengguna terkait privasi.
Namun, kontrol penuh atas data tetap menjadi perhatian bagi pengguna. Pasalnya, hampir tidak mungkin untuk keluar dari sistem pelatihan AI milik Meta.
"Karena personalisasi merupakan inti dari pengalaman, perlu dicatat: memilih untuk tidak membiarkan data Anda dicuri untuk melatih AI Meta hampir mustahil," kata Zuckerberg, dikutip dari Sea Mashable, Rabu (30/4/2025).
Menariknya, aplikasi ini juga kompatibel dengan kacamata pintar Ray-Ban milik Meta. Pengguna bisa memulai percakapan melalui suara, lalu melanjutkannya di aplikasi atau web.
Peluncuran Meta AI ini menjadi langkah penting bagi Meta dalam menunjukkan keseriusannya di bidang AI. Terlebih lagi, pada Januari lalu, Zuckerberg telah menggelontorkan dana sebesar $60 miliar (sekitar Rp995 triliun) untuk membangun pusat data di Amerika Serikat.
Di sisi lain, kemunculan Meta AI bisa menjadi dorongan bagi OpenAI untuk mempercepat pengembangan versi sosial dari ChatGPT. Padahal sebelumnya, ide tersebut hanya dianggap candaan oleh CEO Sam Altman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








