Amerika - UEA Sepakat Bangun Kampus AI Terbesar di Luar AS

AKURAT.CO Donald Trump telah menandatangani kesepakatan dengan Uni Emirat Arab (UEA) untuk membangun kampus kecerdasan buatan (AI) terbesar di luar Amerika Serikat.
Dilansir dari The Guardian pada Kamis (16/5/2025), kesepakatan ini, yang ditandatangani selama kunjungan presiden ke Timur Tengah, akan memberikan UEA akses luas ke chip AI canggih.
Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters bahwa UEA dapat diizinkan mengimpor 500.000 chip terbaru dari Nvidia setiap tahun mulai tahun ini.
Baca Juga: Teleperformance Luncurkan Persona AI untuk Transformasi Layanan Pelanggan
Kesepakatan ini merupakan kemenangan besar bagi negara Teluk tersebut, yang ambisinya untuk menjadi pemain utama dalam bidang AI telah terhambat oleh keterbatasan akses ke chip AS.
Mengapa AS sebelumnya membatasi akses UEA ke chip? AS khawatir kehilangan posisinya sebagai pemimpin dalam bidang AI, dan bahwa teknologi tersebut dapat digunakan oleh China, mitra dagang terbesar UEA.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








