Google Gratiskan Fitur Keamanan VIP untuk Lindungi Pengguna Android dari Peretasan

AKURAT.CO Google merilis fitur keamanan tingkat tinggi bernama Advanced Protection secara gratis untuk semua pengguna Android. Awalnya ditujukan bagi kalangan VIP, fitur ini kini tersedia untuk siapa saja guna melindungi ponsel dari peretasan dan penipuan.
Fitur Advanced Protection hadir sejak 2017 dan ditingkatkan di Android 16. Fitur ini mampu mencegah peretasan lewat kabel, memblokir situs berbahaya dan mendeteksi penipuan melalui panggilan serta pesan dengan bantuan AI secara real-time.
Menurut Stella Loh dari tim Android, fitur ini dirancang agar mudah diaktifkan. Tujuannya adalah memberikan perlindungan menyeluruh dari berbagai ancaman digital.
"Anda dapat mengaktifkan Perlindungan Lanjutan untuk ketenangan pikiran bahwa Anda terlindungi dari ancaman paling canggih," ujarnya, dikutip dari The Sun, Kamis (29/5/2025).
Untuk menikmati fitur ini, pengguna perlu memperbarui perangkat ke Android 16. Versi beta sudah tersedia secara gratis, sedangkan versi penuhnya akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan.
Setelah pembaruan, pengguna dapat mengaktifkan fitur ini melalui menu pengaturan di ponsel. Caranya adalah buka Pengaturan > Google > Keamanan Pribadi & Perangkat > Perlindungan Lanjutan > Perlindungan Perangkat.
Beberapa fitur utama yang ditawarkan:
1. Deteksi pencurian
Ponsel akan terkunci otomatis jika mendeteksi aktivitas mencurigakan.
2. Perlindungan USB
Mencegah peretasan fisik melalui port pengisian daya.
3. Mode penjelajahan aman
Blokir situs berbahaya secara otomatis.
4. Blokir jaringan tidak aman
Termasuk jaringan 2G dan Wi-Fi yang rentan.
Google juga membagikan tiga aturan emas untuk menghindari penipuan:
1. Jangan terburu-buru mengambil keputusan.
2. Selalu cek kebenaran informasi yang diterima.
3. Hindari memberikan data pribadi atau uang tanpa verifikasi.
Sebagian fitur Advanced Protection tambahan akan hadir menjelang akhir tahun ini. Untuk sekarang, pengguna bisa mulai memanfaatkan versi beta dan mengamankan perangkat mereka dari risiko digital yang makin canggih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








