Perseteruan Elon Musk dan Donald Trump Bisa Rugikan Tesla hingga SpaceX

AKURAT.CO Hubungan panas antara Elon Musk dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu kekhawatiran. Perseteruan ini berpotensi berdampak besar pada bisnis Musk.
Jika konflik ini berlanjut, Tesla, SpaceX dan Starlink bisa terdampak. Dampaknya mencakup gangguan proyek, penurunan pendapatan dan hilangnya kontrak pemerintah.
Ketegangan ini muncul di tengah upaya Tesla meluncurkan uji coba taksi swakemudi di Austin, Texas. Rencana tersebut penting karena penjualan mobil listrik Tesla mengalami penurunan.
Namun, perhatian regulator AS terhadap keamanan teknologi swakemudi bisa menjadi hambatan besar. Situasinya bisa makin rumit jika Trump mendorong intervensi tambahan.
Masalah tak berhenti di sana. Pendapatan Tesla dari penjualan kredit karbon juga bisa terdampak, menyusul langkah Partai Republik yang ingin menghapus sanksi bagi mobil berbahan bakar bensin.
Ini berpotensi menggerus bisnis sampingan Tesla yang cukup menguntungkan, sebagaimana dikutip dari The Associated Press, Selasa (10/6/2025).
Perseteruan dengan Trump bisa mengganggu kerja sama SpaceX dengan pemerintah AS. Padahal, Trump sempat mengancam memotong kontrak, sementara SpaceX berperan penting dalam misi NASA ke luar angkasa.
Starlink, anak usaha SpaceX yang menyediakan internet satelit, juga bisa terpengaruh. Perusahaan ini baru saja meraih izin di India dan negara lain, di tengah situasi geopolitik yang tak menentu.
Belum jelas apakah keberhasilan tersebut terkait dengan hubungan dekat Musk dan Trump sebelumnya. Faktor politik mungkin turut memengaruhi hasilnya.
Sementara itu, platform X (dulu Twitter) bisa kehilangan pengiklan besar jika konflik makin memanas. Meski iklan mulai kembali, ancaman boikot dari Trump bisa membuat merek-merek besar pergi lagi.
Menurut para analis, perseteruan ini bisa berdampak negatif bagi masa depan bisnis Musk. Saham Tesla sempat anjlok lebih dari 14 persen setelah kabar konflik muncul, meskipun sedikit pulih keesokan harinya.
Hingga kini, Tesla belum memberikan komentar resmi terkait isu ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








