Taiwan Tambahkan Huawei dan SMIC ke Daftar Kontrol Ekspor karena Ketegangan Teknologi

AKURAT.CO Pemerintah Taiwan resmi memasukkan Huawei dan SMIC asal Tiongkok ke dalam daftar kontrol ekspor. Kebijakan ini diambil di tengah memanasnya konflik teknologi antara Taiwan, China dan Amerika Serikat.
Upaya ini diumumkan Kementerian Perdagangan Taiwan pada Minggu lalu. Kini, perusahaan Taiwan wajib mengajukan izin sebelum mengekspor ke Huawei dan SMIC yang masuk daftar komoditas teknologi tinggi strategis.
Daftar tersebut juga mencantumkan kelompok ekstremis seperti Taliban dan al-Qaeda, serta entitas dari negara seperti Iran dan Tiongkok. Hingga kini, Huawei dan SMIC belum menanggapi keputusan tersebut.
Kedua perusahaan Tiongkok tersebut sebelumnya telah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat. Sanksi ini menjadi bagian dari upaya AS membatasi akses Tiongkok terhadap teknologi canggih.
Mereka diketahui memproduksi chip kecerdasan buatan (AI) tercanggih di Tiongkok. Upaya ini dilakukan untuk menyaingi dominasi Nvidia asal AS yang menjadi pemasok utama chip bagi berbagai perusahaan teknologi.
Taiwan merupakan pusat industri semikonduktor global. Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) menjadi produsen chip terbesar di dunia dan salah satu pemasok utama bagi Nvidia.
Sejak November lalu, AS memerintahkan TSMC menghentikan pengiriman chip canggih ke pelanggan di Tiongkok. Hal ini merupakan bagian dari strategi AS membatasi akses Tiongkok ke teknologi mutakhir.
Sementara itu, ketegangan geopolitik juga menjadi latar belakang kebijakan ini, sebagaimana dikutip dari The Associated Press, Jumat (20/6/2025).
China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan siap menggunakan kekuatan militer jika diperlukan. Di sisi lain, Amerika Serikat tetap menjadi sekutu tidak resmi sekaligus pemasok senjata utama bagi Taiwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








