Huawei Luncurkan HarmonyOS 6 untuk Pengembang, Hadirkan Agen AI dan Arsitektur Cloud Canggih

AKURAT.CO Huawei resmi merilis versi beta HarmonyOS 6 dalam konferensi pengembang terbarunya. Sistem operasi ini kini tersedia bagi pengembang, meski tanggal peluncuran untuk publik belum diumumkan.
HarmonyOS 6 hadir dengan berbagai peningkatan signifikan, termasuk agen AI terbaru. Selain itu, sistem ini juga mendapat pembaruan pada arsitektur cloud CloudMatrix 384 AI.
Richard Yu, Ketua Grup Bisnis Konsumen Huawei, mengatakan HarmonyOS telah digunakan di lebih dari 40 model perangkat. Hal ini menunjukkan adopsi yang semakin luas dalam ekosistem Huawei.
"Tetapi 5.000 aplikasi teratas menyumbang 99,9 persen dari waktu konsumen yang dihabiskan," ujarnya, dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (21/6/2025).
Ekosistem HarmonyOS berkembang pesat dengan lebih dari 8 juta pengembang terdaftar. Tersedia pula 30.000 aplikasi dan layanan mini yang dapat digunakan tanpa perlu instalasi.
Huawei menghadirkan HarmonyOS Agent Framework, toolkit untuk membuat agen AI tanpa perlu membangun model dasar. Nantinya, lebih dari 50 agen AI dari platform seperti Weibo dan Ximalaya akan tersedia saat HarmonyOS 6 dirilis.
Huawei juga merilis model AI terbaru Pangu 5.5 yang unggul dalam pemrosesan bahasa dan visi komputer. Model ini ditujukan untuk berbagai sektor industri seperti kesehatan, keuangan, manufaktur, otomotif dan tata kelola.
Untuk mendukung komputasi AI, Huawei kini mengandalkan arsitektur CloudMatrix 384 Supernode pada server cloud-nya. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan performa dan efisiensi dalam pengolahan data AI.
Teknologi ini juga dilengkapi 384 unit pemrosesan AI Ascend dan 192 CPU Kunpeng. Huawei mengklaim performanya mampu melampaui GPU Nvidia H800 dalam pengujian model DeepSeek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







