Qualcomm Rilis Snapdragon W5 Gen 2 dengan Fitur Lokasi Lebih Akurat

AKURAT.CO Qualcomm resmi meluncurkan platform terbaru untuk perangkat wearable, Snapdragon W5 Gen 2. Chip ini hadir dalam dua model, yaitu W5 Gen 2 reguler dan W5+ Gen 2 dengan tambahan co-prosesor.
Kedua chip masih dibangun dengan proses manufaktur 4nm dan menggunakan CPU quad-core Cortex-A53. Meski demikian, Qualcomm menghadirkan berbagai peningkatan penting dibanding generasi sebelumnya.
Salah satu fitur baru adalah dukungan teknologi NB-NTN atau Narrowband Non-Terrestrial Network. Teknologi ini membuat perangkat tetap terhubung meski tidak ada jaringan seluler.
Dengan fitur NB-NTN, pengguna bisa tetap mencari bantuan di daerah terpencil tanpa harus membawa ponsel. Hal ini menjadi solusi ideal bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Qualcomm juga meningkatkan akurasi GPS hingga 50 persen lewat Location Machine Learning 3.0. Fitur ini sangat membantu terutama di wilayah perkotaan dengan banyak gedung tinggi yang mengganggu sinyal.
Selain itu, modem pada Snapdragon W5 Gen 2 kini lebih ringkas dengan ukuran 20 persen lebih kecil. Desain baru ini juga membuat perangkat lebih hemat daya, sebagaimana dikutip dari GSM Arena, Jumat (22/8/2025).
Varian W5+ Gen 2 dilengkapi co-prosesor berbasis 22nm untuk mengelola tugas penting saat chip utama dalam mode siaga. Dengan cara ini, konsumsi baterai bisa ditekan lebih efisien.
Peningkatan efisiensi energi menjadi salah satu fokus utama Qualcomm dalam pengembangan chip ini. Hal ini penting karena perangkat wearable membutuhkan daya tahan baterai yang lebih lama.
Hadirnya Snapdragon W5 Gen 2 diharapkan membawa pengalaman lebih baik bagi pengguna smartwatch dan perangkat wearable lainnya. Dengan konektivitas luas dan akurasi lokasi lebih tinggi, chip ini siap mendukung kebutuhan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








