China Genjot Produksi Chip, Samsung dan SK hynix Tertekan

AKURAT.CO Upaya Tiongkok untuk mandiri dalam industri semikonduktor kini mulai menunjukkan hasil. Upaya ini dinilai bisa mengurangi dominasi Samsung Electronics dan SK hynix di pasar chip memori berteknologi tinggi.
Beijing telah menginvestasikan lebih dari $8,4 miliar (sekitar Rp138 triliun) sepanjang 2024 untuk memperkuat sektor kecerdasan buatan dan chip lokal. Pemerintah menargetkan produksi chip AI domestik berlipat ganda pada 2026 dan tingkat swasembada mencapai 82 persen pada 2027.
Alibaba saat ini tengah menguji prosesor AI generasi terbaru yang diproduksi pabrik chip dalam negeri. Proses ini menandai kemandirian Tiongkok dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) yang sebelumnya menjadi mitra utama.
Perusahaan teknologi MetaX juga ikut bersaing dengan meluncurkan chip alternatif Nvidia pada Juli lalu. Produk tersebut bahkan sudah dipersiapkan untuk diproduksi massal dalam waktu dekat, sebagaimana dikutip dari The Korea Herald, Senin (1/9/2025).
ChangXin Memory Technologies, salah satu pemasok DRAM terbesar di Tiongkok, berencana memproduksi chip HBM3 pada 2025. Walau masih tertinggal dari teknologi HBM3E milik Samsung dan SK hynix, jarak kemampuan teknologi mulai menyempit.
Huawei tidak ketinggalan dengan memperkenalkan perangkat penyimpanan AI khusus untuk pusat data. Meski dibatasi oleh kontrol ekspor Amerika Serikat, perusahaan ini tetap fokus menggarap ceruk pasar perangkat keras AI.
Pakar memperingatkan dominasi Korea bisa terkikis bila tren ini berlanjut. Menurut Lee Jong-hwan, profesor di Universitas Sangmyung, keunggulan teknologi chip Tiongkok berkembang cepat berkat dukungan modal dan sumber daya manusia yang besar.
Lee menegaskan bahwa Korea perlu memperkuat daya saing di bidang memori bandwidth tinggi. Dukungan pemerintah serta investasi berani dalam inovasi chip AI menjadi kunci untuk mempertahankan posisi global.
Namun, kebangkitan Tiongkok juga dilihat sebagai peluang diversifikasi pasar. Analis NH Investment & Securities, Ryu Young-ho, menyebut masuknya lebih banyak produsen chip bisa memperluas pasokan global dan memberi peluang baru bagi Samsung serta SK hynix di generasi berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








