Tarik Usulan Pejabat Kunci Perdagangan, Trump Dinilai Melunak ke Tiongkok dalam Perang Teknologi

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik pencalonan Landon Heid untuk posisi di Departemen Perdagangan. Heid sebelumnya diajukan sebagai asisten sekretaris yang mengawasi kontrol ekspor demi keamanan nasional.
Kebijakan ini menimbulkan pertanyaan baru tentang arah kebijakan Trump terhadap Tiongkok. Banyak pihak menilai penarikan usulan nominasi bisa menjadi sinyal pendekatan yang lebih lunak terhadap Beijing.
Chris McGuire, mantan pejabat keamanan nasional, menyebut keputusan tersebut sangat mengkhawatirkan. Ia menilai kebijakan baru Trump berpotensi melemahkan pembatasan Amerika Serikat terhadap penjualan teknologi canggih ke Tiongkok.
Gedung Putih melalui juru bicaranya, Anna Kelly, menegaskan bahwa Heid tetap menjadi suara penting di Dewan Keamanan Nasional (NSC). Ia memastikan Heid akan melanjutkan kebijakan 'America First Asia' sesuai arahan Presiden.
Meski begitu, alasan resmi penarikan pencalonan Heid tidak dijelaskan secara terbuka. Pihak Gedung Putih juga menepis spekulasi dari luar sebagai dasar untuk menilai keputusan ini, sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat (12/9/2025).
Heid sendiri dikenal sebagai sosok yang mendukung pembatasan global terhadap chip kecerdasan buatan. Sebelumnya, ia juga mendorong pembatasan kerja sama dengan perusahaan bioteknologi asal Tiongkok ketika bekerja di Komite Pemilihan DPR AS untuk urusan Tiongkok.
Pemerintahan Trump belakangan ini mengubah arah kebijakan ekspor teknologi. Pada Juli, pemerintahannya membatalkan aturan pembatasan global chip AI dan mencabut larangan penjualan chip H20 Nvidia ke Tiongkok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









