Benarkah Sinyal Wi-Fi dan Ponsel Bisa Sebabkan Kanker? Begini Penjelasan Ilmiahnya

AKURAT.CO Pertanyaan mengenai apakah paparan sinyal Wi-Fi dan penggunaan ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan kanker sudah lama jadi perdebatan publik. Banyak orang khawatir karena ponsel digunakan hampir setiap hari.
Sementara Wi-Fi kini tersedia di hampir semua rumah, sekolah, hingga tempat kerja. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui lembaga riset kanker internasional (IARC) pada tahun 2011 mengklasifikasikan radiasi frekuensi radio, termasuk dari ponsel, ke dalam kategori “mungkin karsinogenik bagi manusia” (Group 2B).
Namun, klasifikasi ini berarti bukti yang ada masih terbatas dan tidak konsisten. Kategori tersebut setara dengan kopi panas atau acar tertentu, bukan bukti langsung menyebabkan kanker.
Penelitian Jangka Panjang
Menurut National Cancer Institute (NCI), Amerika Serikat, studi besar berskala nasional seperti Danish Cohort Study dan Million Women Study tidak menemukan hubungan konsisten antara penggunaan ponsel dan peningkatan risiko kanker otak. Hal senada disampaikan U.S. Food and Drug Administration (FDA) pada 2020, bahwa “tidak ada bukti ilmiah yang dapat dipercaya” bahwa paparan energi frekuensi radio dari ponsel menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk kanker.
Radiasi dari Wi-Fi jauh lebih rendah dibanding ponsel. European Commission Scientific Committee on Emerging and Newly Identified Health Risks (SCENIHR) menegaskan bahwa paparan dari router Wi-Fi berada jauh di bawah batas aman internasional, sehingga risikonya sangat kecil.
Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa penggunaan ponsel atau Wi-Fi dapat langsung menyebabkan kanker. Meski begitu, para ahli tetap menyarankan prinsip kehati-hatian: gunakan earphone atau speaker saat telepon lama, hindari tidur dengan ponsel di dekat kepala, dan tempatkan router Wi-Fi agak jauh dari posisi istirahat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






