Asia Tenggara Kini Jadi Salah Satu Pusat Teknologi Global, Termasuk Indonesia

AKURAT.CO Di tengah dominasi pusat teknologi global seperti Silicon Valley dan Shenzhen, Asia Tenggara kini mulai tampil beda, menjadi frontier bagi inovasi teknologi yang sering terabaikan. Dilansir oleh AInvest pada Rabu (24/9/2025), terdapat beberapa poin menarik yang disoroti.
Kota-kota seperti Jakarta dan Ho Chi Minh City muncul sebagai pusat inovasi yang ambisius. Jakarta dikenal dengan kekuatan startup di sektor logistik & pembayaran digital, sementara Ho Chi Minh menunjukkan pertumbuhan pesat dalam fintech dan e-commerce.
Sektor-sektor yang sebelumnya kurang diperhatikan, seperti cleantech (teknologi hijau) dan agritech, mulai menarik investasi signifikan. Misalnya, teknologi pertanian nanoteknologi di Malaysia dan inovasi pengelolaan air di Singapore yang memanfaatkan solusi tanpa bahan kimia.
Modal ventura di SEA (Southeast Asia) masih terpusat di Singapura, tetapi kota-kota lain mulai menarik ekosistem lokal yang tumbuh lebih independen. Beberapa kota menargetkan infrastruktur produksi teknologi dibandingkan sekadar sebagai konsumen.
Peran Indonesia bisa besar dalam gelombang ini, jika bisa memperkuat ekosistem lokal dari pendanaan, kebijakan yang mendukung, hingga kolaborasi regional. Di masa depan, bukan tidak mungkin startup Indonesia bersaing di level global dalam sektor-sektor “niche” yang sekarang menjadi fokus frontier. Ke depan, berita-berita seperti pendanaan, akuisisi, atau teknologi baru dari startup SEA akan semakin sering muncul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









