Jaguar Land Rover Perpanjang Penghentian Produksi Pasca Serangan Siber

AKURAT.CO Jaguar Land Rover (JLR) menghadapi salah satu gangguan terbesarnya dalam beberapa tahun terakhir setelah serangan siber melumpuhkan sistem produksi sejak awal September.
Perusahaan mengumumkan bahwa penghentian operasional di tiga fasilitas utamanya akan berlangsung lebih lama dari perkiraan, dengan target baru untuk kembali beroperasi pada awal Oktober.
Dilansir oleh Economic Times, serangan siber yang menyerang JLR ini menyoroti betapa rentannya rantai produksi industri otomotif modern yang sangat bergantung pada sistem digital.
Gangguan selama sebulan penuh diperkirakan akan mengakibatkan kerugian ratusan juta dolar serta menunda distribusi kendaraan ke pasar global.
Bagi JLR, ini bukan sekadar masalah teknis, tetapi juga tantangan reputasi. Konsumen dan mitra bisnis kini menuntut transparansi lebih lanjut mengenai siapa pelaku di balik serangan dan bagaimana perusahaan menjamin insiden serupa tidak terulang.
Bagi industri otomotif secara keseluruhan, kasus ini menunjukkan bahwa ancaman dunia maya kini tidak hanya mengincar data pelanggan, tetapi juga sistem produksi yang menjadi urat nadi keberlangsungan bisnis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








