NVIDIA Gandeng OpenAI, Perjanjian 10 Gigawatt untuk Masa Depan AI

AKURAT.CO NVIDIA, dalam salah satu rilis terbaru, mengumumkan kolaborasi strategis dengan OpenAI untuk memperluas infrastruktur AI ke skala besar: target 10 gigawatt sistem GPU.
Langkah ini menunjukkan bahwa pengembangan generatif AI bukan sekadar model, tetapi sangat tergantung pada skala komputasi & infrastruktur.
Mengutip NVIDIA Newsroom, selain itu, di ajang Climate Week NYC, NVIDIA juga menyoroti bahwa efisiensi energi dalam inferensi model AI telah meningkat hingga 100.000x dalam satu dekade terakhir.
Ini sebuah bukti bahwa komputasi maju bisa berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.
Dalam konteks global, langkah ini menggambarkan bahwa raksasa chip (seperti NVIDIA) kini tidak hanya memproduksi perangkat keras, tetapi membentuk ekosistem infrastruktur AI untuk generasi model berikutnya.
Bagi negara seperti Indonesia, kolaborasi serupa dalam data center, GPU, dan jaringan bisa menjadi strategi untuk tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi bagian dari infrastruktur global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








