Burson Rilis Laporan 'Regeneration', Soroti Pentingnya Kolaborasi Lintas Generasi

AKURAT.CO Burson Indonesia meluncurkan laporan Regeneration yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi untuk masa depan bangsa. Laporan ini mengajak pemerintah, dunia usaha dan masyarakat bersama membangun solusi berkelanjutan menuju Indonesia tangguh 2045.
CEO Burson Indonesia, Marianne Admardatine, mengatakan bahwa Indonesia sedang menghadapi tantangan yang kompleks di berbagai sektor. Ia menilai kerja sama lintas generasi menjadi kunci untuk menemukan strategi baru yang mampu menjawab perubahan zaman.
"Melalui laporan Regeneration, Burson Indonesia memadukan kompetensi kami terhadap pasar Indonesia dengan insight dari platform AI eksklusif kami untuk memberi perspektif baru dan strategi praktis," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (7/11/2025).
Laporan Regeneration disusun berdasarkan empat pilar utama, yaitu lingkungan, ekonomi, teknologi dan kepemimpinan. Keempatnya saling berkaitan dalam membentuk arah masa depan Indonesia yang berkelanjutan.
Di bidang lingkungan, 80 persen responden menilai bahwa kualitas udara, air dan kesehatan masyarakat menjadi faktor paling berpengaruh terhadap kesadaran lingkungan. Hal ini dianggap lebih nyata dibandingkan isu perubahan iklim yang dinilai masih abstrak oleh sebagian besar masyarakat.
Selain itu, mayoritas responden juga menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam mendorong ekonomi berkelanjutan. Mereka menilai perusahaan perlu menerapkan produksi yang ramah lingkungan serta mengelola limbah secara efisien untuk mendukung masa depan yang lebih hijau.
Sebanyak 68 persen responden meyakini bahwa teknologi dapat membantu mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial di masyarakat. Sementara itu, 91 persen responden menilai kepemimpinan lintas generasi berperan penting dalam mendorong aksi nyata bagi kelestarian lingkungan.
Laporan Regeneration turut menyoroti kesiapan generasi milenial dan Gen Z sebagai motor perubahan di bidang teknologi dan keberlanjutan. Kedua generasi ini dinilai memiliki peran penting dalam mendorong inovasi menuju masa depan yang lebih baik.
COO Burson Indonesia, Harry Deje, menyatakan bahwa laporan tersebut dapat menjadi panduan membangun Indonesia yang inklusif dan adaptif. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi untuk menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.
"Temuan di laporan Regeneration menjadi paradigma baru dalam membentuk Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan," jelasnya.
Burson menekankan bahwa regenerasi dan investasi dalam pengembangan masyarakat menjadi dasar penting menuju Indonesia Emas. Upaya ini dianggap kunci untuk menciptakan kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebanyak 97 persen responden dalam laporan Regeneration sepakat bahwa pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama. Upaya tersebut diyakini mampu memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









