Muslim Pro Perkenalkan Inisiatif Ramadan Re:Charge untuk Dorong Konsistensi Ibadah

AKURAT.CO Muslim Pro memperkenalkan inisiatif bertajuk Ramadan Re:Charge. Program ini bertujuan mendorong keterlibatan ibadah yang berkelanjutan melalui perpaduan teknologi, konten, komunitas dan aktivitas offline.
Indonesia disebut sebagai salah satu komunitas pengguna paling aktif Muslim Pro. Hal ini terlihat dari jumlah pengguna aktif bulanan yang besar serta tingginya partisipasi dalam konten dan ruang komunitas.
"Indonesia bukan hanya pasar dengan jumlah unduhan yang besar bagi kami, tetapi juga salah satu komunitas yang paling aktif dan berpengaruh," ujar Nafees Khundker selaku Chief Executive Officer Muslim Pro, saat bincang media yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Tips Aman Mencari Pasangan Lewat Aplikasi Dating
Khundker menilai Ramadan Re:Charge menekankan keterlibatan jangka panjang, bukan sekadar lonjakan aktivitas sesaat. Inisiatif ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan melalui kepercayaan, relevansi dan kesinambungan.
Inisiatif ini dibangun melalui lima pilar utama, yakni Re:Center, Re:Commit, Re:Connect, Re:Share dan Re:Focus, yang menggambarkan proses spiritual selama Ramadan. Konsep tersebut menempatkan progres ibadah sebagai perjalanan personal yang berlangsung bertahap.
Program Ramadan Re:Charge juga mengintegrasikan fitur Al-Qur’an, konten reflektif, interaksi komunitas digital, serta storytelling kreator lokal. Selain itu, sejumlah aktivitas offline di Jakarta turut disiapkan untuk menghubungkan pengalaman digital dengan kegiatan di masyarakat.
Pada level fitur, pengalaman membaca Al-Qur’an di aplikasi Muslim Pro diperbarui dengan pengaturan target membaca, pelacakan progres, fitur hafalan, serta chatbot berbasis kecerdasan buatan. "Fokus kami adalah kesinambungan, bukan kuantitas," ujar Siti Zahidah selaku Public Relations Manager Muslim Pro.
Menurut Muslim Pro, inisiatif ini mencerminkan strategi untuk membangun keterlibatan pengguna secara berkelanjutan selama dan setelah Ramadan. Program ini bertujuan membantu pengguna membentuk kebiasaan positif yang terus berlanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



