Samsung Galaxy S26 Dukung 'Hey Plex', Perplexity Resmi Masuk Ekosistem AI Galaxy

AKURAT.CO Samsung memastikan seri Galaxy S26 akan membawa pemicu suara baru "Hey Plex" untuk mengaktifkan asisten AI Perplexity. Fitur ini hadir berdampingan dengan "Hey Google" dan "Hey Bixby," menegaskan upaya Samsung membangun ekosistem AI yang lebih terbuka dan terintegrasi.
Selama ini pengguna Android sudah familiar dengan "Hey Google", sementara perangkat Galaxy juga menyediakan opsi "Hey Bixby". Kini Perplexity ikut masuk lewat integrasi tingkat sistem di Galaxy S26, sehingga dapat diakses langsung tanpa perlu instalasi tambahan.
Terintegrasi ke Aplikasi Samsung
Samsung menyebut Perplexity akan hadir di perangkat flagship Galaxy berikutnya, yang mengarah pada Galaxy S26. Pengguna bisa mengaktifkannya melalui perintah suara "Hey Plex" atau dengan menekan dan menahan tombol samping.
Integrasi ini bukan sekadar menghadirkan chatbot tambahan. Perplexity akan tertanam di aplikasi bawaan seperti Samsung Notes, Jam, Galeri, Pengingat, Kalender, serta beberapa aplikasi pihak ketiga.
Lewat pendekatan ini, pengguna dapat menjalankan tugas beruntun tanpa harus bolak-balik membuka aplikasi. Samsung menyebutnya sebagai bagian dari visi ekosistem AI multi-agen yang lebih kaya dan fleksibel, sebagaimana dikutip dari SamMobile, Minggu (22/2/2026).
Strategi Multi-Agen AI Samsung
Samsung mengungkapkan hampir 80 persen pengguna kini memanfaatkan lebih dari dua agen AI sekaligus. Data ini menjadi dasar perusahaan mengadopsi strategi multi-asisten, alih-alih hanya bergantung pada satu platform.
Kehadiran Perplexity juga dikaitkan dengan pembaruan Bixby yang disebut memakai teknologi serupa. Upaya ini menegaskan Samsung tidak sepenuhnya bertumpu pada Google, sekaligus memperkuat posisi Galaxy AI dibanding ekosistem yang lebih tertutup seperti Apple.
Eksklusif untuk Galaxy S26?
Belum ada kepastian apakah fitur "Hey Plex" akan eksklusif untuk Galaxy S26 atau juga hadir di perangkat Galaxy lain. Samsung menyatakan daftar perangkat yang kompatibel akan diumumkan dalam waktu dekat, kemungkinan bersamaan dengan peluncuran resminya.
Jika integrasi ini berjalan lancar, Galaxy S26 bisa menjadi salah satu ponsel pertama dengan pendekatan AI multi-agen di level sistem. Bagi pengguna, hal ini membuka opsi asisten yang lebih fleksibel dan pengalaman AI yang lebih kontekstual.
Meski begitu, tantangan tetap ada pada konsistensi performa dan pengelolaan privasi data. Keberhasilan strategi ini bergantung pada kelancaran integrasi lintas aplikasi serta relevansi respons AI dalam penggunaan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







