Adobe Rilis Asisten AI Firefly, Terintegrasi Photoshop hingga Premiere Pro

AKURAT.CO Adobe memperkenalkan asisten kecerdasan buatan (AI) bernama Firefly untuk mendukung proses kreatif di berbagai aplikasi. Fitur ini membuat otomatisasi pekerjaan, mulai dari pengolahan gambar hingga produksi video.
Asisten Firefly AI bekerja dengan menerima perintah dari pengguna terkait hasil yang diinginkan. Sistem kemudian akan memanfaatkan berbagai tools Adobe seperti Photoshop, Illustrator dan Premiere Pro untuk menghasilkan konten secara otomatis.
Teknologi ini ditujukan untuk mempercepat alur kerja profesional kreatif tanpa menghilangkan kontrol manual. Pengguna tetap bisa melakukan penyesuaian detail, termasuk pengeditan hingga tingkat piksel jika dibutuhkan.
Adobe juga membuka integrasi Firefly dengan model AI Claude milik Anthropic melalui konektor khusus. Namun, perusahaan tidak mengungkapkan detail kerja sama maupun skema bisnis di balik integrasi tersebut.
"Ada bagian dari proyek, atau bagian individu dari sebuah gambar, di mana Anda benar-benar peduli untuk masuk ke dalam piksel individu," ujar Ely Greenfield selaku Chief Technology Officer (CTO) unit kreativitas dan produktivitas Adobe.
Menurut Adobe, kehadiran asisten ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam mengembangkan teknologi AI sejak 2023. Pendekatan ini juga diklaim aman digunakan untuk kebutuhan bisnis dan perusahaan.
Hal ini juga menjadi upaya Adobe membedakan diri dari kompetitor yang menawarkan solusi lebih murah. Pasalnya, perkembangan AI saat ini membuat pembuatan konten digital semakin mudah diakses oleh banyak orang, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (16/4/2026).
Di sisi lain, Adobe belum mengungkap harga resmi untuk penggunaan asisten Firefly AI. Perusahaan hanya menyebut fitur ini akan mendorong peningkatan penggunaan kredit AI, yang menjadi model monetisasi utama mereka saat ini.
Pengumuman ini muncul di tengah perhatian investor terhadap arah bisnis Adobe. Sebelumnya, CEO Adobe menyatakan akan mundur setelah pengganti ditunjuk, di tengah pertanyaan soal dampak investasi AI terhadap kinerja perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








