Akurat Logo

xAI Rilis Grok 4.3, Lebih Murah dan Punya Fitur AI 'Berpikir Otomatis' dan Kloning Suara Cepat

Winna Wandayani | 6 Mei 2026, 13:11 WIB
xAI Rilis Grok 4.3, Lebih Murah dan Punya Fitur AI 'Berpikir Otomatis' dan Kloning Suara Cepat
xAI (Postingan @xai di platform X)

AKURAT.CO xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, meluncurkan model terbaru Grok 4.3 bersama fitur kloning suara berbasis web. Peluncuran ini dilakukan di tengah persaingan ketat dengan OpenAI, Google dan Anthropic.

Grok 4.3 hadir sebagai pembaruan dari versi sebelumnya dengan peningkatan performa dan efisiensi biaya. Meski begitu, posisinya masih berada di bawah model AI paling mutakhir dari para pesaingnya.

Salah satu daya tarik utama Grok 4.3 adalah harga API yang jauh lebih rendah dibanding kompetitor. Biaya penggunaan dimulai dari $1,25 (sekitar Rp21 ribuan) per juta token input dan $2,50 (sekitar Rp43 ribuan) per juta token output.

Penurunan harga ini membuat Grok 4.3 semakin kompetitif di pasar AI global. Strategi ini juga memperkuat posisi xAI sebagai penyedia model AI dengan fokus efisiensi biaya.

Model ini telah diuji coba sejak April melalui paket berlangganan SuperGrok dan X Premium+. Kini, Grok 4.3 sudah tersedia secara luas melalui API dan mitra seperti OpenRouter.

Perubahan besar pada Grok 4.3 terletak pada sistem reasoning yang selalu aktif. AI ini dirancang untuk memproses informasi lebih dalam sebelum memberikan jawaban.

Pendekatan tersebut bertujuan meningkatkan akurasi dan kemampuan menangani instruksi kompleks. Hal ini membuat Grok 4.3 lebih cocok untuk tugas multi-langkah.

Baca Juga: Kemkomdigi Normalisasi Akses Grok secara Bersyarat di Bawah Pengawasan Ketat

Grok 4.3 juga dibekali kapasitas konteks hingga 1 juta token. Kemampuan ini dapat membuat pemrosesan dokumen panjang atau dataset besar dalam satu waktu.

Dalam praktiknya, model ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan profesional. Contohnya termasuk pembuatan spreadsheet kompleks hingga laporan dalam format PDF.

Grok 4.3 juga mampu membuat presentasi visual seperti slide PowerPoint secara otomatis. Fitur ini menunjukkan pergeseran AI dari sekadar chatbot menjadi alat kerja.

Selain itu, model ini terintegrasi dengan berbagai tools tambahan. Fitur seperti pencarian web, eksekusi kode dan analisis dokumen memperluas fungsinya.

Dikutip dari VentureBeat, Senin (4/5/2026), xAI juga memperkenalkan fitur baru bernama Custom Voices. Teknologi ini memungkinkan pengguna membuat kloning suara hanya dari rekaman singkat.

Hasil kloning tidak hanya meniru suara, tetapi juga gaya berbicara pengguna. Ini membuka peluang baru untuk aplikasi layanan pelanggan hingga konten digital.

Namun, fitur kloning suara masih terbatas untuk pengguna di Amerika Serikat. Akses penuh juga saat ini difokuskan untuk pelanggan enterprise.

Untuk layanan suara, xAI menawarkan harga yang relatif kompetitif. Voice Agent dihargai sekitar $3 (sekitar Rp52 ribuan) per jam, dengan opsi TTS dan STT yang lebih terjangkau.

Dari sisi performa, Grok 4.3 menunjukkan peningkatan signifikan di bidang tertentu. Model ini unggul dalam analisis hukum dan keuangan berdasarkan sejumlah benchmark.

Meski demikian, performanya masih dinilai kurang stabil untuk coding dan matematika kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa Grok 4.3 lebih cocok untuk kebutuhan spesifik daripada penggunaan umum.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.