Akurat Logo

YouTube Kini Otomatis Tandai Video AI Meski Kreator Tidak Memberi Label

Winna Wandayani | 30 Mei 2026, 14:14 WIB
YouTube Kini Otomatis Tandai Video AI Meski Kreator Tidak Memberi Label
Ilustrasi YouTube (Pexels)

AKURAT.CO YouTube mulai menerapkan sistem pendeteksi otomatis untuk video yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi terhadap konten AI yang semakin realistis di platform tersebut.

Melalui sistem baru ini, YouTube dapat mengenali video dengan penggunaan AI yang dianggap sangat menyerupai gambar asli. Jika terdeteksi, platform akan otomatis menambahkan label AI pada video terkait.

Meski ada fitur otomatis, kreator tetap diwajibkan memberi tahu jika kontennya dibuat atau dimodifikasi menggunakan AI. YouTube menilai keterbukaan kreator penting agar penonton tidak salah memahami isi video.

Dikutip dari laman resminya, Kamis (28/5/2026), kreator yang merasa videonya salah terdeteksi sebagai konten AI masih bisa memperbarui status label melalui YouTube Studio. Namun, label tidak dapat dihapus untuk video yang dibuat memakai fitur AI YouTube seperti Veo dan Dream Screen.

Selain itu, YouTube juga memperbarui tampilan label agar lebih mudah dilihat oleh pengguna. Label AI kini muncul tepat di bawah pemutar video dan di atas kolom deskripsi untuk video panjang.

Sementara itu, pada YouTube Shorts, label AI akan tampil langsung sebagai overlay di layar video. Kebijakan ini difokuskan untuk konten AI realistis yang berpotensi menyesatkan penonton.

Adapun video animasi, efek sederhana, atau perubahan ringan masih menggunakan sistem label lama. Informasi terkait AI pada jenis konten tersebut tetap ditempatkan di bagian deskripsi tambahan.

Di sisi lain, YouTube juga meluncurkan fitur feed konten yang dapat dipersonalisasi sesuai minat pengguna. Fitur ini membuat pengguna dapat memasukkan topik atau suasana hati tertentu untuk mendapatkan rekomendasi video yang lebih relevan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.