Akurat Logo

Microsoft Perkenalkan Mini PC Baru untuk Pengembangan AI di Windows

Winna Wandayani | 5 Juni 2026, 21:51 WIB
Microsoft Perkenalkan Mini PC Baru untuk Pengembangan AI di Windows
Surface RTX Spark Dev Box (Microsoft.com)

AKURAT.CO Microsoft memperkenalkan Surface RTX Spark Dev Box dalam konferensi Build di San Francisco. Mini PC ini dirancang khusus untuk mendukung pengembangan aplikasi kecerdasan buatan (AI).

Perangkat tersebut menggunakan chip RTX Spark dari Nvidia yang berfokus pada kebutuhan AI generatif. Microsoft juga ingin memperkuat Windows sebagai platform utama untuk pengembangan agentic AI.

Surface RTX Spark Dev Box mampu menjalankan beban kerja berat dengan daya termal hingga 100 watt. Kemampuan ini dinilai lebih tinggi dibandingkan kebanyakan laptop.

Dikutip dari laman resminya, Jumat (5/6/2026), Microsoft menyebut perangkat ini cocok untuk pelatihan model AI dan fine-tuning secara lokal. Pengembang juga dapat menjalankan berbagai pipeline AI tanpa bergantung penuh pada cloud.

Dari sisi desain, mini PC ini memakai bodi aluminium dengan sekitar 1.000 lubang ventilasi. Sistem pendinginan tersebut membantu menjaga performa tetap stabil saat digunakan lama.

Untuk konektivitas, tersedia dua port USB-C, USB-A, HDMI, Ethernet dan jack audio. Kelengkapan ini memudahkan pengguna menghubungkan berbagai perangkat pendukung.

Nvidia mengklaim RTX Spark mampu menghasilkan performa AI hingga satu petaflop. Perangkat ini juga dibekali memori terpadu sebesar 128GB.

Menurut Nvidia, sistem tersebut dapat menjalankan model AI hingga 120 miliar parameter secara lokal. Kemampuan ini membuatnya cocok untuk kebutuhan pengembangan AI tingkat lanjut.

Microsoft menyertakan Visual Studio Code dan GitHub Copilot secara bawaan. Pengguna juga mendapatkan dukungan Windows Subsystem for Linux 2 (WSL 2) serta CUDA Nvidia.

Hingga kini Microsoft belum mengumumkan harga resmi perangkat tersebut. Surface RTX Spark Dev Box dijadwalkan tersedia di Amerika Serikat pada tahun ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.