Canva Integrasikan Perplexity AI, Ubah Hasil Riset Jadi Desain Siap Pakai

AKURAT.CO Canva memperluas integrasi kecerdasan buatan (AI) melalui kolaborasi dengan Perplexity Computer. Integrasi ini membuat pengguna dapat mengubah hasil riset, analisis, hingga ringkasan strategi yang dibuat AI menjadi berbagai materi visual yang dapat diedit.
Melalui fitur baru tersebut, pengguna dapat mengonversi hasil kerja Perplexity menjadi presentasi, konten media sosial, infografis, hingga brand kit langsung di Canva. Seluruh hasil desain tetap bisa disesuaikan sebelum dipublikasikan.
Canva menyebut pembuatan konten kini menjadi salah satu alasan utama pelaku usaha kecil memanfaatkan AI. Di sisi lain, Perplexity yang memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan banyak digunakan untuk kebutuhan riset dan pencarian informasi.
Menurut Canva, banyak bisnis masih menghadapi kendala saat mengubah hasil riset menjadi materi pemasaran yang siap digunakan. Proses tersebut sering kali memerlukan perpindahan antarplatform dan pengerjaan manual yang memakan waktu.
Pengguna dapat menghubungkan akun Canva melalui fitur Connectors di Perplexity Computer. Selanjutnya, pengguna cukup memasukkan kebutuhan berdasarkan catatan rapat, data kinerja, atau informasi dari internet.
Sistem kemudian akan menghasilkan brief terstruktur yang dapat langsung diubah menjadi berbagai aset visual. Mulai dari proposal bisnis, presentasi penjualan, kampanye pemasaran, hingga infografis dapat dibuat secara otomatis.
Dikutip dari situs resminya, Sabtu (6/6/2026), Canva menilai integrasi ini membantu mempercepat proses dari tahap perencanaan hingga eksekusi. Pengguna tidak lagi perlu memindahkan hasil riset secara manual ke aplikasi desain.
Perusahaan juga menegaskan bahwa desain yang dibuat melalui Perplexity tetap sepenuhnya dapat diedit di Canva. Pengguna bisa berkolaborasi, menyempurnakan dan menggunakan kembali aset sesuai kebutuhan.
Integrasi dengan Perplexity menjadi bagian dari strategi Canva untuk menghadirkan kemampuan desainnya di berbagai ekosistem AI. Sebelumnya, Canva juga telah terhubung dengan sejumlah platform seperti ChatGPT, Claude, Copilot dan Gemini.
Saat ini, fitur tersebut tersedia bagi pengguna Perplexity Pro, Max, Enterprise Pro dan Enterprise Max. Dukungan tersedia dalam 11 bahasa dan mencakup pembuatan aset media sosial, presentasi, infografis, serta template merek yang dapat digunakan kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Ramalan Shio Asmara 7 Juni 2026 Terbaru: Tikus Makin Romantis, Naga Penuh Pesona, Harimau Berpeluang Jatuh Cinta
- 10Ramalan Zodiak Keuangan 7 Juni 2026: Leo, Aquarius, Aries, dan Pisces



