Deretan Fasilitas Elite Dengan Biaya Selangit Di IKN

AKURAT.CO Pemerintah terus menggencarkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disebut akan menjadi pusat pemerintahan sekaligus penggerak ekonomi baru dengan konsep keberlanjutan.
Dengan total biaya anggaran untuk pembangunan IKN sebesar Rp466 triliun, pemerintah menggadang-gadang akan menyuguhkan deretan fasilitas yang nyaman, modern dan juga mengedepankan konsep ramah lingkungan. Berikut deretan fasilitas elite di IKN yang tentunya memakan biaya tak sedikit.
1. Kereta gantung (Rp524,9 miliar/km)
Pemerintah berencana membangun transportasi umum kereta gantung di IKN. Kereta gantung yang akan digunakan berjenis Telepherique des Capucins. Pemilihan jenis kereta gantung asal Prancis itu yakni karena kapasitas yang mencapai 2000 penumpang per jam per arah, kecepatan bisa memenuhi durasi 12 menit dengan panjang lintasan 4,1 km, dan memiliki sistem aeril yakni berkapasitas besar dengan kebutuhan stasiun yang sedikit. Pembiayaannya diklaim akan bersumber dari APBN dan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Baca Juga: Konglomerat Dato Sri Tahir Investasi Rp500 M Bangun Rumah Sakit Di IKN
2. Bandara VVIP (Rp680 miliar)
Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp680 miliar untuk pembangunan bandara VVIP di IKN. Pembangunan bandara VVIP ini rencananya akan dimulai pada November 2023, namun manajemen konstruksinya sudah berlangsung bulan ini.
Tahun ini, total kebutuhan anggaran pembangunan bandara VVIP IKN mencapai Rp136 miliar terdiri dari pembangunan fasilitas 1 sisi darat bandar udara VVIP IKN sebesar Rp134,1 miliar serta manajemen konstruksi Rp1,9 miliar.
Di tahun 2024 mendatang, anggarannya membengkak menjadi Rp544 miliar, terdiri dari pembangunan fasilitas 1 sisi darat banda udara VVIP IKN sebesar Rp670,5 miliar serta manajemen konstruksi Rp7,6 miliar.
3. Terowongan tol bawah laut (Rp3 triliun)
Pemerintah akan membangun terowongan tol bawah laut yang menghubungkan Balikpapan dengan inti pusat pemerintahan IKN. Akses jalan tol bawah laut ini akan dibangun berbentuk kotak boks, dengan panjang lintasan sekitar 1-1,5 kilometer dan lebar 22 meter, di kedalaman laut 40 meter. Pembangunan tol bawah laut ini merupakan salah satu bagian dari rencana pembangunan jalan tol di IKN dengan total biaya Rp95,5 triliun. Pembangunan jalan tol ini diperkirakan akan rampung pada 2024 mendatang.
4. Apartemen untuk ASN, TNI, dan Polri (Rp9,4 triliun)
Pemerintah mengalokasikan biaya sebanyak Rp9,4 triliun dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun 47 apartemen. Hunian ini nantinya akan diperuntukkan untuk tempat tinggal 16.900 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 11 ribu TNI-Polri yang bertugas di IKN.
Pemilihan model hunian berupa apartemen digadang-gadang karena sesuai dengan konsep hutan kota di IKN. Dengan konsep apartemen, pembangunan hunian tidak akan memakan banyak lahan. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









