Citilink Buka Rute Jakarta-Way Kanan Lampung: Kemenhub Dukung Konektivitas dan Ekonomi Daerah
Camelia Rosa | 6 Februari 2025, 13:10 WIB

AKURAT.CO Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung maskapai Citilink yang memperkuat konektivitasnya dengan pembukaan rute baru dari Jakarta melalui Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) menuju Bandar Udara Gatot Soebroto (WTX) di Way Kanan Provinsi Lampung.
Demikian diungkapkan Plt Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Mohammad Khusnu dalam keterangan resminya, Kamis (6/2/2025).
Adapun penerbangan perdana dilaksanakan pada Rabu (5/2/2025) dan akan beroperasi seminggu 2 (dua) kali pada hari Rabu dan Minggu, menggunakan pesawat jenis ATR72 Seri 600.
Baca Juga: DPR Bakal Panggil Kemenhub Bahas Kecelakaan di Tol Ciawi, Pertanyakan Banyaknya Truk Rem Blong
Turut hadir dalam penyambutan penerbangan perdana tersebut yaitu jajaran Forkopimda setempat dan stake holder terkait.
Wachyu Setiawan selaku Kepala Kantor UPBU Silampari yang dalam hal ini membawahi Satpel Bandar Udara Gatot Soebroto di Way Kanan menyampaikan bahwa potensi pasar di bandar udara tersebut di dukung oleh beberapa.
Pertama, terdapat 7 (tujuh) Pemerintah Kabupaten baik di Provinsi Lampung maupun Provinsi Sumatera Selatan, dengan penduduk saat ini kurang lebih 3 Juta Jiwa.
Kedua, terdapat 39 industri berskala besar yaitu 7 perusahaan berada di Kabupaten Way Kanan, 3 perusahaan berada di Kabupaten OKU Timur, 5 perusahaan di Kabupaten OKU Selatan, 22 di Kabupaten OKU dan 2 perusahaan di Kabupaten Lampung Barat.
"Industri-industri tersebut diantaranya bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan karet, kelapa sawit, tebu, nanas, tambang batu bara, semen, minyak bumi dan gas," ujarnya.
Ia menambahkan, ketiga, meningkatnya animo masyarakat melakukan perjalanan luar daerah dan luar negeri, seperti Ibadah Umroh, Haji dan Wisata.
Kemudian, meningkatnya kunjungan ke daerah seiring perkembangan objek wisata di 7 Kabupaten dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Dikatakannya, pelayanan angkutan penumpang dan barang dari dan ke Pulau Jawa saat ini dilayani oleh 82 Bandar Udara.
Baca Juga: STAI Nurul Iman dan Universitas Ma'arif Lampung Jalin MoU, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
"Dengan beroperasinya maskapai Citilink, tentunya konektivitas dan operasional penerbangan dari dan ke Way Kanan akan membawa dampak positif yang luas bagi kemajuan daerah," terang Wachyu.
Saat ini Bandar Udara Gatot Soebroto memiliki runway berukuran 2.100 m x 40 m, dengan luas terminal 300 m².
Dengan adanya operasional penerbangan di Way Kanan, Wachyu Setiawan optimis banyak manfaat yang akan diperoleh terutama dalam aksesibilitas dan mendukung perekonomian wilayah Way Kanan dan sekitarnya.
"Harapan ke depan, Pemerintah daerah setempat bersama Kementerian Perhubungan dan stake holder terkait dapat selalu bersinergi, untuk mengembangkan serta meningkatkan pelayanan jasa transportasi udara yang ada di Bandar Udara Gatot Soebroto," pungkas Wachyu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








