Presiden Prabowo Kejar 2 Juta Rumah Rakyat Terenovasi di 2025, Butuh Anggaran Rp43,6 Triliun
Camelia Rosa | 23 Juni 2025, 23:18 WIB

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar renovasi 2 juta rumah rakyat di desa bisa terlaksana hingga akhir Desember 2025.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah mengakui, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kapasitas kebijakan sebelumnya yang hanya sebanyak 150 ribu direnovasi untuk setiap tahunnya,
"Namun sekarang Presiden memerintahkan, meskipun kita hanya memiliki waktu sekitar enam bulan sebelum bulan Desember, Presiden menegaskan bahwa kita harus merenovasi 2 juta rumah," tegasnya dalam Peluncuran Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2025 dari Bank Dunia di Energy Building, Jakarta, Senin (23/6/2025).
Fahri menyebutkan, dibutuhkan dana sekitar Rp43,6 triliun untuk merenovasi 2 juta rumah tersebut. Nantinya, dana itu akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Berarti setiap rumah akan mendapatkan alokasi sekitar Rp21,8 juta rupiah. Dari jumlah tersebut, Rp1,8 juta rupiah akan digunakan oleh Kementerian untuk pelatihan dan seluruh aspek administratif kebijakan ini," ungkap Fahri.
"(Kemudian) sebesar Rp2,5 juta rupiah akan diberikan kepada pemilik rumah sebagai penerima manfaat untuk menjalankan usaha atau perbaikan rumah, dan Rp17,5 juta rupiah akan dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan," lanjut Fahri.
Kendati demikian, Fahri belum dapat memastikan lebih detail waktu pencairan anggaran tersebut. Ia hanya bilang, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Kami sudah mendapatkan informasi dari Kementerian Keuangan, kemungkinan minggu ini akan diumumkan bahwa Presiden memerintahkan untuk membangun atau merenovasi 2 juta rumah," tukas Fahri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










