Menteri Ara Siap Bayari DP Rumah Subsidi Untuk 100 Pegawai ITB Terbaik
Hefriday | 2 Agustus 2025, 22:33 WIB

AKURAT.CO Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong pegawai Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memiliki rumah subsidi.
Dalam kunjungannya ke kampus ITB, Ara bahkan menawarkan bantuan uang muka untuk 100 pegawai ITB sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi institusi pendidikan tersebut dalam pembangunan bangsa.
Ara juga menyampaikan permintaan langsung kepada Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, agar memilih 100 pegawai yang dinilai layak mendapatkan bantuan. Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk uang muka rumah subsidi, yang dananya berasal dari kantong pribadi Menteri PKP.
"Saya siap membantu untuk paling tidak 100 orang, dan uang mukanya dari saya secara pribadi," tegas Ara dalam keterangannya, Sabtu (2/7/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian PKP untuk memperluas akses terhadap hunian layak bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pegawai di institusi pendidikan tinggi.
Program yang ditawarkan adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), skema pembiayaan rumah subsidi dengan bunga rendah dan tenor panjang.
Selain memberikan bantuan pribadi, Kementerian PKP juga berencana melakukan sosialisasi lebih lanjut mengenai KPR FLPP kepada ekosistem di lingkungan ITB. Menurut Ara, program ini penting agar pegawai kampus bisa lebih mudah mendapatkan akses informasi serta memahami proses pembelian rumah subsidi.
"Kami juga siapkan program dan sosialisasi KPR FLPP untuk pegawai dan ekosistem di lingkungan ITB," ungkap Ara.
Ara juga menyatakan rasa hormat dan apresiasi mendalam terhadap ITB yang telah banyak melahirkan pemimpin bangsa, termasuk di sektor infrastruktur dan perumahan. Hal ini menjadi alasan utama Kementerian PKP memilih ITB sebagai mitra strategis dalam memperluas kepemilikan rumah subsidi.
"Kementerian PKP sangat mengapresiasi ITB yang telah melahirkan banyak alumni yang menjadi pemimpin bangsa Indonesia," tuturnya.
Lebih jauh, Kementerian PKP juga tengah menjajaki diskusi dengan pihak ITB terkait pengembangan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Program ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk kalangan pekerja kampus.
"Kami banyak berdiskusi dengan Rektor ITB terkait KUR Perumahan. Harapannya, program ini bisa semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," tambah Ara.
Sementara itu, Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyambut baik dukungan dari Kementerian PKP. Ia mengakui bahwa masih banyak pegawai di ITB yang belum memiliki rumah pribadi dan inisiatif ini menjadi kabar menggembirakan.
"Terima kasih atas dukungan Menteri PKP terhadap penyediaan rumah subsidi bagi pegawai kami," ucap Tatacipta.
Tatacipta juga menyatakan kesiapan pihak kampus untuk berkoordinasi dengan Kementerian PKP dalam mendata pegawai yang berhak menerima bantuan. Menurutnya, skema subsidi ini dapat menjadi solusi nyata atas permasalahan perumahan yang dialami sebagian besar tenaga kerja di lingkungan pendidikan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









